Google search engine
HomeHaji dan UmrohIbadah Haji Tahun 2026 Terancam Tidak Bisa Berangkat, Ribuan Jamaah Umroh...

Ibadah Haji Tahun 2026 Terancam Tidak Bisa Berangkat, Ribuan Jamaah Umroh Tidak Bisa Pulang

SURABAYA-kanalsembilan.com (1 Maret 2026)

Perang Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah membuat jamaah haji Indonesia ketar ketir. Apakah bisa berangkat atau tidak berangkat. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ketika terjadi perang Irak melawan Iran, jamaah haji juga kebingunagn. Berangkat atau tidak.

Ada sekitar 210 ribu lebih jamaah calon haji yang akan berangkat tahun ini. Mereka ikut manasik haji, sudah woro woro kalau akan berangkat tahun ini. Namun perang Iran lawan Israel dan AS apakah akan membuyarkan mimpi mereka.

Perang tahun ini lebih luas. Iran dikeroyok sama AS dan Israel, juga negara arab lain yang pro AS juga akan terlibat dalam perang ini. Diperkirakan akan meluas, dan jamaah haji dari Indonesia tidak bisa berangkat.

Saat ini ribuan jamaah umroh asal Indonesia tidak bisa pulang. Penerbangan ke Indonesia dan negara lainnya dihentikan oleh pemerintah Saudi Arabia. Semua penerbangan dihentikan. Jamaah umrohn masih di kota suci makkah atau di Madinah.

“Saya tidak bisa pulang, penerbangan ditutup,” kata Siti Nawang salah satu jamaah umroh asal Surabaya.

Mestinya tanggal 1 Maret dia sudah pulang. Pembatalan penerbangan mebuyarkan harapan untuk ke tanah. Apalagi kepulanggannya menggunakan maskapai milik pemerintah Qotar.

Saat ini masjidil Haram penuh jamaah umroh, sulit bagi yang mau umroh. Pihak travel haji yang memberangkatkan dan muthowif juga kebingungan. Apalagi pemerintah Saudi Arabia juga mendukung AS.

Pemerintah belum mengambil sikap atas perang yang terjadi di Iran, Israel dan AS. Nasib jamaah haji masih belum jelas. Yang jelas perang kemungkinan akan berlangsung lama,seperti perang Rusia dan Ukrania. (zainuddin).

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments