Google search engine
HomeAgamaMenangisi Waktu Yang Pergi

Menangisi Waktu Yang Pergi

Oleh: Drs KH Ahmad Zainuri, KBH Al-Wahyu, Rewwin, Sidoarjo

Assalamualaikum Wr…Wb…
😉😉😉
MUTIARA SUBUH. 🌤️🌤️🌤️

🕰️ MENANGISI WAKTU YANG PERGI 🕰️

📜 Dahulu sekitar tahun 150 Hijriah /767 Masehi. Ada seorang ulama besar. Namanya Bisyr bin Harits al-Hafi.
“Al-Hafi” bermakna “yang telanjang kaki”. Ini adalah julukan orang kepadanya,.. karena Bisyr adalah pengelana yang punya kebiasaan telanjang kaki…

◼️ Sebelumnya dia adalah seorang pemuda brandalan,.. lalu menemukan jalan hidayahNya…

Beliau berkata :

مررت برجل من العُبَّاد بالبصرة وهو يبكي فقلت ما يُبكيك فقال أبكي على ما فرطت من عمري وعلى يومٍ مضى من أجلي لم يتبين فيه عملي

🛐 “Di Basrah,.. aku bertemu seorang shaleh yang tekun ibadah… Ia duduk sendiri sambil menangis…Aku bertanya,.. “Apakah gerangan yang membuatmu menangis..?”
Ia menjawab,.. “Aku menangis karena aku telah menyia-nyiakan umurku dan hari-hariku yang telah pergi… Ajalku makin dekat,.. namun belum jelas juga amalku (diterima atau tidak).”
📚 (Mujalasah wa Jawahir Al ‘Ilm, 1: 46.)

⏳ Umur adalah nikmat yang sering dianggap sepele,.. oleh orang yang lalai,.. padahal Ia terus bergerak ke depan dan tak bisa kembali…

📶 Perjalanan hidup manusia,.. dan semua ciptaan Tuhan,.. selalu berlangsung dalam siklus yang tetap,.. dari tiada menjadi ada,.. tumbuh- tunas-remaja-besar,.. tua “kembali seperti anak kecil” dan lalu mati,.. menuju hidup di akhirat…

Al-Quran pun merinci perjalanan hidup ini :

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ (سورة الروم ٥٤)

🛜 Allah,.. Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah,.. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat,.. kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban…Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa…
📖 (QS Ar Rum : 54)

🤔 Setelah membaca ini,.. aku merenungi diri dalam suasana hati harap-harap-cemas… (al-Khawf wa al Roja)… Dan aku ingat kata-kata hikmah: “Dunia ini hanyalah tempat singgah, bukan tempat menetap… Manusia bagai musafir yang menyusuri jalan menuju persinggahan terakhir,.. untuk kemudian kembali ke tempat menetap dan abadi..”

🚫 Jangan menunggu mati,.. untuk mengetahui berharganya hidup… Karena penyesalan sesudah mati tiada arti…

☑️ Saat terbaik untuk memperbaiki diri adalah saat ini,.. bukan nanti-nanti…

Gulo jowo digae wedang jahe
tambah tuwo mugo2 tambah sae Aamiin… 🤲🏼

🙏 Semoga bermanfaat 🙏

Semoga Allah SWT Menerima Amal Ibadah Kita,Mengampuni Dosa”Kita, Serta Memberikan Kemudahan Kepada Kita Dalam Bekerja & Beribadah.
Aamiin Yaa Robbal Aalamiin. 🤲🤲🤲
Selamat beraktivitas hari ini semoga hari ini lebih baik dan lebih sukses dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dan lebih sukses dari hari ini jangan lupa tersenyum dan bahagia bersama keluarga tercinta salam sehat untuk kita semua
Hari Jum’at telah hadir jangan lupa untuk membaca surat Al Kahfi dan memperbanyak bersholawat kepada nabi Muhammad Saw

RELATED ARTICLES

Janji Kehidupan

Jagalah Lisan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments