Google search engine
HomeEkbisInovasi Berkelanjutan, Spektronics ITS Raih Prestasi di AISeries × AISC 2026

Inovasi Berkelanjutan, Spektronics ITS Raih Prestasi di AISeries × AISC 2026

SURABAYA-kanalsembilan.com (7 September 2026)

Tim Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang AISeries × AISC 2026 yang diselenggarakan oleh AIChE UI Student Chapter di Universitas Indonesia, akhir pekan lalu. Melalui kompetisi tersebut, Spektronics 30 PLN meraih 1st Runner Up Chem-E-Car Competition dan Spektronics Project 2.0 menjadi Champion pada Paper and Poster Competition.

Manager Tim Spektronics 30 PLN Nayla Muli Fathia menjelaskan bahwa timnya mengusung inovasi sensor switch magnet yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi mobil pada kendaraan Spektronics 30 PLN.

Inovasi ini mampu mendeteksi putaran magnet pada sistem gerak mobil secara cepat dan akurat sehingga kendaraan dapat melaju lebih lurus dan mulus. “Inovasi inilah yang meningkatkan performa Spektronics 30 PLN selama berpacu di sirkuit,” ungkap Nayla.

Tidak berhenti pada pengembangan teknis, mahasiswi kelahiran Bekasi tersebut menjelaskan bahwa tim juga melakukan inovasi dalam pengelolaan katalis. Tim Spektronics mengembangkan metode pemanfaatan kembali limbah katalis sebagai katalis pada Chem-E-Car. Dengan demikian, katalis yang sebelumnya berakhir sebagai limbah sekali pakai dapat digunakan kembali dan mengurangi pembuangan limbah ke lingkungan.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswi Departemen Teknik Kimia ITS tersebut juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dialami selama persiapan untuk mengikuti kompetisi.

Ia mengaku tim telah melakukan pengujian terhadap metode penggunaan ulang katalis. Kompleksitas proses trial dan minimnya studi literatur yang dapat dijadikan acuan membuat tim perlu melakukan serangkaian pengujian untuk memperoleh metode yang sesuai.

Sementara itu, inovasi berbeda juga dibawa melalui Spektronics Project 2.0 untuk menjadi Champion dalam kategori Paper and Poster Competition. Manager Tim Spektronics 2.0 Else Kusuma menjelaskan inovasi timnya berfokus menjawab tantangan pada industri pengolahan turunan Crude Palm Oil (CPO).

Tim mengembangkan pendekatan berbasis Machine Learning dan analisis SHapley Additive exPlanations (SHAP) untuk mengoptimalkan Heat Exchanger Network (HEN) serta recycle air.

Lebih lanjut, Else menekankan bahwa kebaruan inovasi mereka terletak pada integrasi surrogate model XGBoost dan optimasi NSGA-II. Integrasi tersebut memungkinkan penentuan kondisi operasi secara lebih cepat dengan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara efisiensi energi dan pengurangan limbah.

“Pendekatan ini memungkinkan proses optimasi menjadi lebih efisien, sehingga kondisi operasi optimal lebih cepat,” ungkap Else.

Mahasiswi Departemen Teknik Instrumentasi ITS tersebut juga menyampaikan harapannya agar Spektronics dapat terus berkembang dan berkontribusi mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi dan Infrastruktur. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments