Google search engine
HomeTausiyahKetika Tradisi Dianggap Biasa, Padahal Menyimpan Bahaya Syirik

Ketika Tradisi Dianggap Biasa, Padahal Menyimpan Bahaya Syirik

بسم الله الرحمن الرحيم

​Mulai dari karnaval dengan atraksi yang menyerupai simbol-simbol ritual kekafiran hingga prosesi pelarungan sesaji ke laut lepas, fenomena semacam ini kerap dibungkus atas nama hiburan atau pelestarian adat istiadat.

​Islam tidak anti terhadap adat atau kearifan lokal, selama adat tersebut tidak bertentangan dengan syariat.

Namun, ketika suatu tradisi mulai menyentuh ranah persembahan kepada selain Allah atau meniru ritual yang merusak keimanan, hal tersebut jelas bukan lagi sekadar budaya, melainkan penyimpangan nyata yang mengundang kemurkaan Allah.

​Pentingnya Mempelajari Tauhid Seumur Hidup

​Tauhid adalah pondasi utama keselamatan seorang hamba. Mengalihkan salah satu bentuk ibadah seperti menyembelih atau mempersembahkan hasil bumi untuk penunggu laut/gunung merupakan dosa syirik besar yang dapat membatalkan keislaman.

​Rasulullah ﷺ menegaskan ancaman ini secara nyata:

​لَعَنَ اللهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللهِ

​”Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah.”

​— HR. Muslim (No. 1978)

​Allah ﷻ juga berfirman:

​قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

​”Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.”

​— QS. Al-An’am: 162

​Tanpa kemauan untuk terus menuntut ilmu agama, seseorang rentan terperosok ke dalam bahaya syirik tanpa disadari.

Banyak yang mengira tindakannya sekadar memeriahkan suasana, padahal sedang menggadaikan akidahnya sendiri.

​Kaidahnya tegas dan tidak bisa ditawar: Jika budayamu menyelisihi syariat, maka tinggalkanlah!

Bagikan postingan ini agar semakin banyak saudara kita yang sadar akan pentingnya tauhid!

#tauhid #dakwahtauhid #bahayasyirik #pbimedia #senyumitusunnah

Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam memurnikan tauhid di tengah masyarakat saat ini ❓
.
Repost by FINABA

Baarokallohu fiikum

(gwa-pkn).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments