الســـــــــلام عليكم ورحظةالله وبركاته
بســــــــم الله الارحمن الرحيم
لَا يَسْتَوِيْۤ اَصْحٰبُ النَّا رِ وَاَ صْحٰبُ الْجَـنَّةِ ۗ اَصْحٰبُ الْجَـنَّةِ هُمُ الْفَآئِزُوْنَ
“Tidak sama para calon penghuni neraka dengan para calon penghuni surga; para calon penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.”
(QS. Al-Hasyr 59:20)
DIJELASKAN :
—————————–
Ciri-ciri penghuni surga mencakup sifat dan akhlak mulia selama hidup di dunia, yang dapat dirangkum berdasarkan rujukan kitab dan Al-Qur’an :
Ciri-Ciri Akhlak dan Kepribadian di Dunia
• Wajhun Malihun (Wajah Ceria) :
Selalu menampilkan wajah yang ceria, gembira, murah senyum, dan berpikir positif kepada orang lain.
• Lisanun Fashihun (Lisan yang Baik):
Bertutur kata dengan lembut, fasih, dan mengucapkan perkataan yang baik serta bermanfaat (kalimat thayyibah).
• Qalbun Naqiyyun / Taqiyyun (Hati yang Bersih) :
Memiliki hati yang bersih dari sifat iri, dengki, sombong, serta mampu mengendalikan amarah dan ego.
• Yadun Sakhiyyun (Tangan yang Dermawan) :
Suka berbagi dan menafkahkan sebagian hartanya atau ilmunya kepada orang yang membutuhkan, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
• Menahan Amarah dan Pemaaf (Al-Kazhimin al-Ghaizh wal-Afin) :
Mampu meredam amarah dan memaafkan kesalahan orang lain dengan penuh kebaikan (ihsan).
• Istighfar di Waktu Sahur :
Rajin bangun di sepertiga malam terakhir untuk beribadah dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Ciri Berdasarkan Al-Qur’an :
✅Yang sabar, yang berkata benar dan yang taat..
1. Dijelaskan dalam QS. Ali ‘Imran : 16–17)
اَلصّٰــبِرِيْنَ وَا لصّٰدِقِــيْنَ وَا لْقٰنِتِــيْنَ وَا لْمُنْفِقِيْنَ وَا لْمُسْتَغْفِرِيْنَ بِا لْاَ سْحَا رِ
“Orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.”
(QS. Ali ‘Imran 3:17)
✅2. (QS. Qaaf: 31–35)
Yang selalu ikhsan (merasa diawasi Allah) dalam hal apapun
مَنْ خَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِا لْغَيْبِ وَجَآءَ بِقَلْبٍ مُّنِيْبِ
“(Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pengasih, sekalipun tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat,”
(QS. Qaf 50:33)
• Keimanan dan Ketakwaan :
Beriman teguh kepada Allah SWT tanpa menyekutukan-Nya serta menjalankan perintah serta menjauhi larangan-Nya.
• Khusyuk dalam Shalat :
Menjaga kualitas dan ketepatan waktu ibadah shalat.
• Menjauhi Perkara Sia-sia :
Berpaling dari perbuatan atau perkataan yang tidak bermanfaat.
• Sifat Awwab dan Hafiizh:
Sering bertaubat kembali kepada Allah ketika melakukan dosa serta menjaga aturan dan nikmat yang telah diberikan.
Demikianlah…
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد


