Google search engine
HomeEkbisSetahun Dikenalkan, ITS Resmi Terapkan Matriks COMMITS Assessment

Setahun Dikenalkan, ITS Resmi Terapkan Matriks COMMITS Assessment

SURABAYA-kanalsembilan.com (28 Oktober 2026)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi meluncurkan dan menggelar sosialisasi matriks penilaian Commitment to Impactful Transformation in Society (COMMITS) di Ruang Sidang Senat Akademik (SA) Gedung Rektorat ITS, Rabu (28/10). Kegiatan ini mengawali langkah nyata pengukuran dampak perguruan tinggi ke masyarakat.

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menandai tepat satu tahun sejak instrumen evaluasi perguruan tinggi berdampak tersebut pertama kali digagas. Dihadiri oleh jajaran pimpinan ITS serta pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) secara luring maupun daring, sosialisasi ini bertujuan mengenalkan tata cara pengisian COMMITS Assesment sebagai cara evaluasi Tridharma Perguruan Tinggi berbasis bukti.

Turut hadir, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI Prof Dr Khairul Munadi ST MEng yang menilai kerangka kerja COMMITS kini semakin matang untuk diterapkan. Instrumen ini selaras dengan semangat Dikti Berdampak yang diterjemahkan melalui Kampus Berdampak dalam menghubungkan riset dan inovasi dengan kebutuhan masyarakat.

“Indeks ini membantu mengarahkan kontribusi eksternal kampus pada sektor sosial, ekonomi, lingkungan, hingga kebijakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khairul menguraikan tiga peran strategis COMMITS dalam memperkuat manajemen perguruan tinggi. Pertama, instrumen ini membantu kampus menetapkan prioritas perubahan berbasis data secara tepat. Kedua, matriks ini membangun budaya pembuktian dampak (impact proof culture) yang terukur, dan ketiga, mendorong kolaborasi lintas disiplin.

“Mudah-mudahan inisiatif ini menumbuhkan kebiasaan baik kita dalam mengelola perguruan tinggi,” harapnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menegaskan urgensi asesmen ini dalam menilai keberlanjutan dampak inovasi kampus. Bambang mengingatkan bahwa program pengabdian tidak boleh berhenti saat masa pendampingan usai, melainkan harus memberikan nilai tambah jangka panjang.

“Hasil asesmen ini membantu kita mengambil keputusan berbasis data mengenai program yang perlu diperkuat,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan juga pemaparan materi sosialisasi teknis pengisian asesmen oleh anggota Dewan Penasihat Ahli COMMITS Yuda Andri Saputra ST MBA dan Dr Agnes Tuti Rumiati MSc. Yuda menjelaskan empat pilar kesiapan internal institusi dalam Commitment Index (COM-Index), yang meliputi kepemimpinan dan tata kelola, alokasi sumber daya, kemitraan, serta kesiapan sistem digital.

Sedangkan Agnes memaparkan empat indikator Impactful Transformation in Society Index (ITS-Index) untuk mengukur dampak eksternal secara nyata pada sektor ekonomi, sosial, lingkungan, serta kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based).

Mengenai mekanisme teknis pengisian melalui laman commits.its.ac.id, setiap perguruan tinggi diwakili oleh satu akun resmi yang dapat dikelola secara bersama oleh tim internal. Pengisian COM-Index dilakukan secara mandiri (self-assessment) melalui deskripsi narasi berbatasan 500 kata beserta bukti pendukung.

Sementara pada ITS-Index, kampus diminta mengunggah data kuantitatif berupa lima program unggulan (top five) yang paling berdampak agar proses verifikasi berjalan objektif dan terukur.

Proses pengisian data ini dibuka hingga 8 Januari 2027, yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas klinik pendampingan (coaching clinic) bagi perguruan tinggi peserta. Tim pengembang menekankan bahwa asesmen ini bersifat sukarela (voluntary) dan berfokus pada pemetaan tingkat kematangan (maturity) institusi, bukan sistem pemeringkatan yang membebani. “Evaluasi ini dirancang agar setiap kampus dapat belajar dan tumbuh secara berkelanjutan,” ungkap Yuda.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan prosesi peluncuran pengisian asesmen secara simbolis melalui penekanan tombol login layar tablet oleh Dirjen Dikti bersama Rektor ITS, dilanjutkan penyerahan buku panduan.

Penyelenggaraan ini sekaligus menegaskan komitmen ITS dalam menyokong Visi Indonesia Emas 2045 serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 soal Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments