Google search engine
HomeEkbisMenua Menuju Taqwa

Menua Menuju Taqwa

Catatan Hari Ini #1509

Salah satu yang tidak bisa dihindari adalah menjadi tua..
Mau ditahan seperti apapun, waktu pasti terus berjalan…
Fisik tunduk pada sunnatullah..
Lahir lemah, menjadi kuat dan akhirnya kembali lemah seperti semula..

Maka, kalau ada yang harus dikhawatirkan itu bukan gimana caranya menghentikan penuaan…
Tapi yang paling penting itu adalah tambah tua semakin baik, rendah hati, merunduk seperti padi semakin berisi “iman dan amalnya”..
Karena penentu kemenangan itu tergantung akhirnya.

“Gulo jowo digawe wedang jahe” tambah tuwo kudune tambah SAE

TANDANYA :

1️⃣Tambah “ZUHUD” “ora kedunyan”.

Berkurangnya kekuatan genggaman tangan adalah isyarat bahwa sudah waktunya “tidak menggenggam erat dunia” lebih zuhud dengan dunia.. yaitu menjadikan dunia hanya sebagai alat atau kendaraan untuk bertakwa kepada Allah dan beramal sholih.

Dunia bukan lagi tujuan utamanya.
Dunia hanya sekedar di tangannya.. itupun tidak digenggam erat..
Dunia tidak dimasukkan hatinya.
Dibuktikan dengan tidak berat hati menggunakannya untuk kebaikan sedeqah, infaq dan memudahkan semua jalan kebaikan.

2️⃣Semakin pandai melihat aibnya sendiri.

Semakin bertambah umur, ia semakin sadar bahwa yang ternyata jelek dan buruk adalah dirinya.
Bahwa ternyata yang banyak kurangnya adalah dirinya sendiri.

Ia tak lagi sibuk mencari-cari kesalahan orang lain.
Mencari aib orang lain apalagi gemar membicarakannya.
Urusan orang lain tak lagi menarik perhatian.
Fokusnya adalah mencari aibnya sendiri lalu meng-istighfari-nya.
Karena ia tahu..
Itulah yang bermanfaat untuk urusan masa depan akhiratnya.

3️⃣Semakin senang mendengar nasihat lewat majlis ilmu

Karena syarat untuk selamat menuju “jalan pulang” adalah tahu arahnya.
Dan nasihat agama adalah penunjuk jalan menuju “Pulang” ke kampung akhirat.

Hari-harinya mulai ia rasakan semakin rindu dengan majelis ilmu.
Pembicaraan tentang agama dan akhirat semakin menarik perhatian dan menggelitik hati.

Badan dan hatinya lebih tenang di majelis ilmu dari pada di tempat hiburan atau rekreasi. Seolah memberi sinyal..
Di sini akhir petualangan.

Semoga dimudahkan tahu arah yang benar menuju jalan pulang..

Aamiin 🤲🏽

Gula aren madu 🍯 dipakai pemanis kopi … uuu enak 😊🙏🏼

Semoga bermanfaat

(gwa-wartawan-senior)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments