ﺑِﺴْـــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ
اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ
Belajar melatih diri untuk diam.
diam jika engkau tidak paham apa yang engkau komentari.
Belajarlah untuk diam..
diam tidak ikut campur urusan kehidupan orang lain serta diam tidak ingin tahu apapun tentang orang lain yang tidak ada hubungan sama sekali denganmu, yaa su’ul adab. allaahul musta’an.
Belajarlah untuk diam.
itu akan menyehatkan hati serta lisan-lisanmu dari segala kotoran.
Diam untuk tidak ingin tahu ‘aib-aibnya orang lain..
engkau diam tidak menceritakan keburukan orang lain. .
karena semakin banyak keingintahuan dirimu terhadap orang lain, akan mengotori hatimu sebagai seorang muslim.
Belajarlah untuk diam..
lebih banyak berfikir di banding berbicara.
adalah menandakan akal pikiranmu masih berfungsi dengan baik. allaahumma baarik..
Tidakkah engkau tahu..
yang banyak memasukan bani ‘adam ke dalam naar adalah karena lisan dan kemaluan. na’udzubillaahi mindzalik.
Gunakanlah setiap lafadz dari lisan-lisanmu untuk membaca Al-Qur’an, dzikrullah, do’a-do’a terindah, tutur kata yang baik. baarakallaahu fiikum.
Itulah lisan-lisan penuh kebaikan.
lisan-lisan kaum mukminin, lisan dari orang-orang yang berakal, lisan-lisan dari orang yang jujur dalam berbicara.
Yang setiap bait-bait hanya kebaikan do’a serta tutur kata dan kemanfaatan (faedah) ilmu melalui lisan-lisan yang ada.
Jika engkau duduk bersama orang bodoh, maka diamlah.
jika engkau duduk bersama ulama, maka diamlah.
sesungguhnya diammu di hadapan orang bodoh akan menambah kebijaksanaanmu dan diammu di hadapan ulama akan menambah ilmumu (hasan al-bashri rahimahullaah).
Akal manusia terletak di ujung lisan-lisannya..
Baik lisan seseorang, baik jua akal yang ada padanya.
✍️ Semoga bermanfaat
والله أعلم بالصواب والخطاء
Baarakallahufiikum….
___✍️⭐
https://chat.whatsapp.com/CSLHUBLSK91IBWjevvomYR
https://chat.whatsapp.com/6KIFvgTpFLNJdWM6tV7IJ5
╭────────────────────────
╰─➤ ⓘ 𝐇𝐚𝐥𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐭𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧 🅜🅐🅕🅘 . !
(gwa-swhs-ayat).


