Google search engine
HomeEkbisCegah Aktifitas di Jalur KA, KAI Daop 8 Surabaya Beri Edukasi ke...

Cegah Aktifitas di Jalur KA, KAI Daop 8 Surabaya Beri Edukasi ke Murid Sekolah Dasar

SURABAYA-kanalsembilan.com

PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan berbagai cara dan upaya untuk menekan angka kejadian temperan KA dan orang. Pada Sabtu (12/10), KAI Daop 8 Surabaya memberikan edukasi kepada murid sekolah dasar SDN 01 Tarik, Sidoarjo. Sosialisasi ini diberikan langsung oleh Humas KAI Daop 8 Surabaya, Polsuska Daop 8 Surabaya, dan juga dukungan dari Komunitas Railfans Sipuong.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa selain kejadian kendaraan menemper KA di perlintasan sebidang, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan gangguan perjalanan KA. Diantaranya adalah tertempernya orang yang beraktifitas di jalur KA dan juga tindakan vandalisme berupa pelemparan ke arah KA yang berjalan.

Dijelaskannya, bahwa KAI Daop 8 Surabaya terus berusaha memberikan edukasi sejak dini kepada anak sekolah dasar. Hal ini dilakukan karena memiliki berbagai kelebihan, yakni :
1. Meningkatkan Kesadaran dan Kewaspadaan anak-anak saat beraktifitas;
2. Mengurangi risiko kejadian temperan dengan kereta api;
3. Mengajarkan rasa tanggungjawab;
4. Mengembangkan pemahaman batasan diri.

Ditambahkannya, materi yang diberikan oleh KAI Daop 8 Surabaya tidak hanya bahaya beraktifitas saja, namun juga disertai dengan pengenalan profesi yang ada di KAI, seperti Kondektur, Polsuska, Prama/Prami, dan lainnya.

“Materi yang disampaikan kepada murid SDN 01 Tarik, sangat mudah dipahami serta dibuat semenarik mungkin, sehingga para murid tetap fokus mendengarkan apa yang disampaikan,” ungkapnya.

Luqman Arif menambahkan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya fokus di satu kabupaten / kota, namun juga seluruh wilayah Operasional KAI Daop 8 Surabaya. Selama periode Januari – September tahun 2024 ini, telah melaksanakan kegiatan sosialisasi di sekolah sebanyak 28 kali.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan di masa depan. Melalui edukasi ini, kami berharap mereka dapat mengerti arti penting bahaya beraktifitas di jalur KA maupun larangan tindakan vandalisme,” pungkas Luqman Arif. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments