SURABAYA-kanalsembilan.com (5 Desember 2025)
Dalam suasana penuh sukacita menyambut perayaan Natal, Hotel Ciputra World Surabaya dengan bangga menggelar Christmas CSR & Lighting Ceremony pada 2 Desember 2025 bersama anak-anak disabilitas.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, hotel yang berada di kawasan elit Ciputra World Surabaya superblock ini, bukan hanya menampilkan kemeriahan dekorasi dengan nuansa tropical tetapi mengangkat kolaborasi antara hotel dengan Rumah Anak Prestasi.
Hadirnya kaos kaki santa yang dibuat oleh anak-anak istimewa. Acara ini sekaligus menjadi peringatan hari disabilitas internasional yang jatuh pada 3 Desember 2025.
Acara diawali dengan sambutan hangat General Manager Hotel Ciputra World Surabaya, Jeffry Febrianto, lalu dilanjutkan oleh sambutan dari Windarti, perwakilan komunitas Kristen alumni SMAN 2 Surabaya selaku pendukung acara natal kali ini dan Veronica selaku Kasubbag TU UPTD Kampung Anak Negeri.
Setelah itu, para tamu dan anak-anak yang hadir, dihibur oleh penampilan vocal group HCWS Christian Community yang membawakan lagu Joy To The World dan penampilan epik duet biola yang membawakan lagu Karena Cinta.
Kemudian, anak-anak diajak untuk mengasah kreatifitas mereka dengan menghias kaos kaki santa. Kaos kaki santa ini terbuat dari bahan dasar kain seprai hotel yang tidak digunakan tetapi masih layak dan didaur ulang menggunakan teknik shibori yang dibuat oleh Leo Budiman bersama anak-anak disabilitas.
Tidak hanya itu, kain tersebut dijahit juga oleh anak-anak disabilitas di bawah bimibingan Zakiyah Fitri. Anak-anak terlihat sangat antusias dalam menghias kaos kaki santa tersebut.
Mereka menjadi begitu semangat ketika maskot Swiss-Belhotel International, Bernie dan Santa Claus hadir untuk membantu mereka. Setelah selesai menghias, mereka memasang hasil karya tersebut di pohon natal setinggi 3.5 meter yang berada di lobby.
Suasana gelap menyelimuti lobby, Jeffry Febrianto, General Manager, menyalakan lilin dan membagikan cahaya lilin tersebut kepada seluruh orang yang hadir diiringi duet biola yang melantunkan lagu Seribu Lilin.
Lilin-lilin yang menyala di tengah kegelapan itu melambangkan suatu kehangatan dan harapan. Setelah lilin dipadamkan, anak-anak dan para tamu yang hadir menghitung mundur untuk prosesi Christmas tree lighting atau penyalaan lampu natal yang berada pada pohon natal dan dekorasi tropikal.
Pohon natal dan area dekorasi tersebut bersinar dengan indahnya bersama lantunan instrumen Gita Sorga Bergema yang dibawakan oleh duet biola. Untuk menambah keceriaan acara natal tersebut, Santa Claus membagikan hadiah-hadiah kepada anak-anak.
“Wajah penuh kebahagiaan terpancar dari anak-anak. Acara di tutup dengan bersalam-salaman mengucapkan selamat natal diiringi persembahan lagu Feliz Navidad dari HCWS Christian Community,” ujar Jeffry Febrianto.
Natal tahun ini ingin lebih dari sekadar selebrasi tahunan. Kami ingin merayakan natal dengan cara yang lebih nyata, lebih menyentuh, dan lebih inklusif. Kaos kaki santa bukan sekadar dekorasi, tetapi pengingat bahwa natal adalah tentang kehangatan, harapan, dan berbagi kebahagiaan, terutama kepada mereka yang suaranya jarang terdengar.
Hasil karya ini juga menunjukkan bahwa anak-anak disabilitas bisa berkarya dan kreatifitas yang lahir dari ketulusan akan selalu membawa cahaya yang berbeda.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak yang istimewa ini agar makin dikenal dan diapresiasi luas,” ungkap Jeffry Febrianto, General Manager. (za).


