NGUBUR MASA DEPAN🥵
“رِسَالَةُ تَحْذِيرٍ لِلْآبَاءِ وَالْأَبْنَاءِ: اسْتَفِيقُوا قَبْلَ أَنْ تَنْدَمُوا”
“Pesan peringatan untuk orang tua dan anak : Sadarlah sebelum kalian menyesal”
1. HP MELULU = “Penjara Tanpa Jeruji”
“Anak yang hidupnya di layar, masa depannya akan gelap. Karena ia menukar ilmu dengan scroll, dan cita-cita dengan like.”
HP itu pisau. Bisa buat masak, bisa buat melukai diri sendiri.
Main game 8 jam, nonton hal gak jelas, bandingin hidup sama orang. Otak tumpul, waktu habis, sholat bolong, belajar malas. 5 tahun lagi nyesel.
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”
Membuang waktu = membunuh masa depan pelan-pelan.
2. BERBOHONG = “Merusak Pondasi Diri”
“Satu kebohongan menutup 100 pintu rezeki dan kepercayaan. Orang tidak akan percaya pada pembohong, walau dia bicara benar.”
Mulai dari “Bu, PR udah” padahal belum. “Pinjem uang buat buku” padahal buat top up.
Lama-lama jadi kebiasaan. Guru gak percaya, teman menjauh, kerja nanti susah dipercaya atasan. Fondasi karir & rumah tangga hancur dari sini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ
“Jauhilah dusta, karena dusta mengantarkan kepada kefajiran, dan kefajiran mengantarkan ke neraka”
3. TIDAK BERTERIMA KASIH = “Mati Hatinya”
“Anak yang tidak bisa bilang ‘terima kasih’ ke manusia, lidahnya akan berat bilang ‘alhamdulillah’ ke Allah. Dan orang yang kufur nikmat, nikmatnya akan dicabut.”
Dibayarin sekolah diem aja. Dimasakin gak pernah muji. Dikasih nasehat malah ngeyel.
Ini namanya kufur nikmat. Orang tua capek, Allah lihat. Rezeki seret, hidupnya gelisah karena hatinya gak pernah puas.
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu. Dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”
4. TIDAK MAU DINASEHATI = “Menolak Obat”
“Telinga yang alergi nasihat, adalah telinga yang sedang menyiapkan tempat untuk penyesalan.”
Dibilangin “jangan begadang” → jawab “tau lah”.
Dibilangin “belajar” → jawab “ceramah mulu”.
Padahal nasihat itu GPS. Kalau dibuang, hidupnya nyasar. Nanti pas jatuh baru nyari orang tua sambil nangis.
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman”
Orang beriman itu cirinya: mau diingatkan.
KESIMPULANNYA
_”HP melulu bisa merusak waktu,
Dusta bisa merusak nama,
Kufur nikmat bisa merusak rezeki,
Menolak nasihat bisa merusak masa depan._
4 ini kalau dibiarkan, sama saja anak sedang menggali kuburnya sendiri”
SOLUSI UNTUK ORANG TUA:
1. Beri batasan HP – Ganti dengan kegiatan & ngobrol ringan ungkap sejarah pejuang sahabat nabi.
2. Jadi teladan jujur – Anak meniru bukan mendengar
3. Ajarkan syukur tiap hari – “Tadi makan apa ? Siapa yang masak? Bilang apa ?”
4. Nasehati dengan cinta, bukan bentakan – Peluk dulu baru nasehati
Buat anak yang baca ini:
Mumpung masih ada waktu. Minta maaf ke orang tua. Taruh HP. Jujur. Bersyukur. Dengerin nasihat.
Masa depanmu belum hancur. Allah masih kasih kamu kesempatan.
Semoga kita semua termasuk orang tua dan anak yang saling mengingatkan ke jalan Allah ya
Share motivasi diatas ke yang lain biar makin banyak yang tau
من دل على خير فله مثل اجر فاعله
📽️ Aktifitas ;
https://www.tiktok.com/@abrom429?_t=8bLBAvOkG3O&_r=1
🔗Bergabung ke grup
❤️SAUDARA MUSLIM 2❤️ : Tombol ikuti ↙️
https://chat.whatsapp.com/JJFAuS9DR2bGkquCkQt2ok?s=sw&p=a&mlu=4&ilr=4
Semoga sukses sehat selalu. dimudahkan rizkimu dan diridloi amal sholehmu
Aaamiin .


