Google search engine
HomeAgamaPenyesalan Orang Kafir Pada Hari Kiamat

Penyesalan Orang Kafir Pada Hari Kiamat

📚 TAFSIR JUZ AMMA (43)
📖 QS. al-Fajr/89: 21-26

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Yth. Bapak/Ibu yang di Rahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Yuk kita lanjutkan tafsir ayat berikutnya yaitu tentang:

🕋 PENYESALAN ORANG KAFIR PADA HARI KIAMAT

{كَلَّا إِذَا دُكَّتِ الْأَرْضُ دَكًّا دَكًّا (21) وَجَاءَ رَبُّكَ وَالْمَلَكُ صَفًّا صَفًّا (22) وَجِيءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ ۚ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ وَأَنَّىٰ لَهُ الذِّكْرَىٰ (23) يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي (24) فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (25) وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُ أَحَدٌ (26)} [الفجر : 21-26]

(21) Sekali-kali tidak! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan), (22) dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat berbaris-baris, (23) dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu. (24) Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (25) Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil), (26) dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya.

Kosakata: Dakkan ﺎﻛﺩ (al-Fajr/89: 21)
Kata dakkan berarti guncangan, masdar (kata jadian) dari kata dakka yang berarti menghancurkan gunung, dinding, dan semisalnya. Di dalam Al- Qur’an, kata ini diulang sebanyak tujuh kali dalam beberapa bentuk. Di antaranya adalah dakka’ yang berarti hancur luluh, yaitu di dalam firman Allah, “Dia (Zulkarnain) berkata, ‘(Dinding) ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya; dan janji Tuhanku itu benar’.” (al-Kahf/18: 98)

Munasabah
Pada ayat-ayat yang lalu diterangkan bahwa orang yang kafir, walaupun berkecukupan, mereka tidak menaruh perhatian pada anak yatim dan orang miskin. Kerja mereka hanya mengumpulkan harta tanpa peduli pada kehalalan dan keharamannya. Pada ayat-ayat berikut diterangkan bahwa mereka akan menyesal nanti di akhirat.

📖 Tafsir
(21-23) Dalam ayat ini, Allah memberitahukan bahwa orang-orang kafir itu nanti di akhirat akan menyesal. Allah memberitahukan bahwa dunia ini akan hancur karena planet-planet ini akan bertubrukan satu sama lain dengan dahsyatnya dan semua makhluk akan mati. Setelah itu Allah menghidupkan semua makhluk itu kembali dan menghadapkan mereka di Padang Mahsyar. Kemudian Allah dan para malaikat yang membuat formasi-formasi khusus memeriksa setiap amal manusia. Waktu itulah neraka Jahanam dihadapkan kepada orang-orang yang durhaka ketika di dunia. Waktu itu mereka yang durhaka sadar atas kedurhakaannya. Akan tetapi, sadar pada waktu itu tidak ada gunanya, karena “nasi sudah jadi bubur”, dunia tempat beramal sudah berakhir, dan yang ada hanyalah tempat melihat hasil amal di dunia.
(24) Ketika itu orang-orang yang durhaka menyesali diri mereka mengapa dulu di dunia tidak melakukan sesuatu yang berguna untuk kehidupannya di akhirat.
(25) Di akhirat, yang ada hanya azab bagi orang yang durhaka. Azab itu tiada tara sehingga tidak ada bandingannya. Azab itu dijatuhkan sesuai dengan dosa-dosa mereka pada waktu di dunia.
(26) Pada waktu itu tidak ada yang lebih dipercaya dalam melaksanakan tugasnya selain Malaikat Zabaniyah. Malaikat itu akan melaksanakan tugasnya persis sebagaimana yang diperintahkan Allah, yaitu bahwa orang- orang yang durhaka itu akan diazab di dalam neraka Jahanam sesuai dengan dosa-dosa mereka. Dengan demikian, terbuktilah bahwa kelimpahan nikmat yang mereka terima pada waktu di dunia itu bukanlah tanda bahwa Allah cinta kepada mereka.

Kesimpulan
1. Dunia ini akan hancur, dan setelah itu dihidupkan kembali, lalu mulailah kehidupan akhirat.
2. Di akhirat manusia akan diperiksa segala perbuatannya. Orang yang durhaka akan dihadapkan ke neraka Jahanam. Waktu itulah mereka sadar lalu menyesali kekeliruan pandangan mereka dulu pada waktu di dunia bahwa mereka disayangi oleh Allah.
3. Sadar sebelum terjadi itulah yang baik; iman sebelum menutup mata itulah yang menyelamatkan

InsyaaAllah besuk di lanjutkan ke al-Fajr/89 ayat 27-30 tentang “TEMPAT KEMBALI JIWA YANG TENANG”

‎‎‎🎯 Sukseskan Gerakan:
1. Takbiratul Ihram bersama imam – minimal tidak masbuq.
2. “Rebutlah” shaf pertama.

وَاللّٰهُ يَقُوْلُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَ

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

📝 Disusun oleh:
Alfaqir ilallah Mangesti Waluyo Sedjati
(Ketua KBIHU Baitul Izzah Sidoarjo, Hp/WA: 0811 254 005)

🌐 Follow us:
🔹 WhatsApp: bit.ly/3oJu311
🔹 Chanel Telegram: bit.ly/3BVMR20

📚 Referensi:
1. Al-Qur’an Dan Tafsirnya (Edisi
yang Disempurnakan) Juz 30,
Departemen Agama RI,
diterbitkan oleh: Penerbit Lentera
Abadi, Jakarta, Dicetak oleh:
Percetakan Ikrar Mandiriabadi,
Jakarta, 2010
2. Aplikasi Quran Word by Word

💎 “Semoga tafsir ini menjadi amal jariyah ilmu. Jika membuka pemahaman dan menambah iman, silakan bagikan. Mari nyalakan nurani bangsa dengan cahaya Al-Qur’anul Karim.”

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments