TUBAN-kanasembilan.com (16/6/2025)
Yayasan Bina Insan Kamil (Yabika) Tuban telah berkhidmad mencerdaskan kehidupan bangsa dari jenjang PAUD hingga SLTA. Di setiap sekolah di akhir tahun selalu menggelar acara perpisahan dengan berbagai warna kegiatan. Yayasan Bina Insan Kamil Tuban ternyata tidak melakukan sebagaimana lazimnya sekolah pada umumnya.
Pada Ahad (15/6/2025) Ketua Umum Yabika Tuban, KH. Imam Mawardi Ridlwan menuturkan bahwa Yayasan Bina Insan Kamil Tuban mentradikan menghantarkan murid ke jenjang berikutnya sebagai kelanjutan tanggung jawab.
Karena itu kegiatan di ujung tahun ajaran dinamakan haflah takhrij. Haflah takhrij merupakan cara guru menuntun semangat murid bertekad menuntaskan kewajiban belajar yang lebih tinggi.
“Guru di Yabika Tuban berperan mendampingi para murid melanjutkan studi untuk meneruskan tradisi keilmuan terutama mendalami Al Qur’an serta prestasi akademik. Memilih sekolah itu memilih lingkungan yang kondisif untuk spiritual murid,” jelas Abah Imam.
Ketua Yabika Tuban Jawa Timur lebih merinci bahwa tugas guru tidak selesai setelah berakhir tahun ajaran pendidikan. Sanad keilmuan tetap disambung agar para murid tumbuh menjadi generasi penerus perjuangan membumikan risalah untuk masyarakat dunia.
Karena itu haflah takhrij sebagai menjadi momen penanda para guru menyerahkan para murid ke orang tua. Selanjutnya secara bersama menghantarkan ke jenjang keilmuan lebih tinggi. Maka haflah takhrij merupakan budaya positif yang mentradikan semangat sambung sanad ilmu. Tidah terputus dan memutus.
Lebih lanjut Wakil Ketua LD PWNU Jawa Timur menjelaskan bahwa Yabika Tuban telah menuntaskan haflah takhrij untuk angkatan perdana MA Sains Bina Insan Kamil Tuban sebanyak 21 murid. Sebanyak 84 murid jenjang PAUD atau Kelompok Bermain. Sebanyak 119 murid jenjang TK. Sebanyak 76 murid jenjang SD dan 105 jenjang SMP.
Masih menurut Abah Imam bahwa para murid selain berprestasi akademik juga dibekali hafalan Al-Quran serta khotam Yanbu’a.
“Haflah takhrij sebagai momentum para orang tua bersama guru untuk menghantarkan generasi terbaik ke keilmuan lebih tinggi,” tutup Sekretaris IPHI Jawa Timur. (imr).


