Google search engine
HomeEkbisEDRR Indonesia 2025 Presents The Latest Technology From State Institutions In Disaster...

EDRR Indonesia 2025 Presents The Latest Technology From State Institutions In Disaster Countermeasures

 

Jakarta, August 15, 2025 – Indonesia’s Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) Exhibition officially enters its last day in Hall A, JIEXPO Kemayoran, Jakarta. For three consecutive days, this event managed to become a center of collaboration and knowledge exchange between stakeholders in an effort to strengthen the national disaster management system. Through the active participation of various ministries, state institutions, and industry players, EDRR Indonesia 2025 displays a variety of technological innovations and integrated strategies in the face of increasingly complex disaster threats.

Vista Limbong, Project Director of EDRR Indonesia 2025, expressed his appreciation and gratitude to all ministries and state institutions for the active participation and support that has been given during the exhibition. “We are very proud to see the high spirit of collaboration between state institutions, industry players, and society in support of a stronger and innovative disaster management system. EDRR Indonesia 2025 is not only a place of technology exchange, but also a strategic platform to strengthen national coordination in the face of various potential disasters, “said Vista.

Kepolisian Negara Republik Indonesia hadir dengan berbagai unitnya untuk menampilkan sistem pendukung keselamatan dan penanggulangan bencana. Divisi Humas menampilkan media komunikasi interaktif dan edukatif seperti poster digital, spin wheel, serta perlengkapan dokumentasi yang digunakan dalam tugas-tugas lapangan. Korps Brimob memperkenalkan serangkaian peralatan penyelamatan mutakhir, termasuk drone Matrice, alat selam dengan sistem komunikasi bawah air, serta alat pemotong dan penyebar hidraulik yang digunakan dalam operasi penyelamatan ekstrem. Sementara itu, Korps Sabhara menampilkan beragam perangkat teknologi dan perlengkapan operasional seperti alat dokumentasi digital dan unit K9 yang mendukung pencarian dan penyelamatan. Pusident Bareskrim menunjukkan teknologi identifikasi modern seperti sistem biometrik MAMBIS dan Inafis Portable System, sedangkan Pusdokkes menampilkan kelengkapan DVI (Disaster Victim Identification) serta alat kesehatan seperti X-ray gigi portabel dan alat bantu edukasi lainnya.

BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) turut memperkuat peran strategisnya dalam mitigasi dan respons cepat terhadap bencana. Dalam pameran ini, BNPB memperlihatkan inovasi seperti peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan, perahu karet untuk penanganan banjir, serta miniatur sanitasi dan rumah tahan gempa (RIKSA) sebagai bentuk edukasi kepada publik. Selain itu, BNPB juga menampilkan produk-produk UMKM yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pangan saat kondisi darurat.

TNI Angkatan Darat menghadirkan teknologi militer yang disesuaikan untuk kebutuhan penanggulangan bencana. Di antara alat yang ditampilkan adalah Excavator Spider, alat berat yang dirancang untuk bekerja di medan ekstrem seperti lereng curam dan area berbatu. Mereka juga memperkenalkan Life Thermal Locator Set untuk pencarian korban, Toolkit PRCPB untuk evakuasi, serta perangkat deteksi dan dekontaminasi untuk menghadapi ancaman bahan nuklir, biologi, dan kimia. Selain itu, beragam alat pelindung diri, topeng taktis, serta maket bencana turut dipamerkan sebagai sarana edukatif.

TNI Angkatan Udara fokus pada penyelamatan dan mobilitas dalam kondisi darurat. Mereka menampilkan set jungle kit berisi perlengkapan survival, unit mobil KOPASGAT untuk mendukung operasional di lapangan, serta berbagai perlengkapan evakuasi seperti perahu karet, tandu penyelamatan, dan rakit darurat Life Raft EAM T-4. Tak hanya itu, perlengkapan komunikasi dan proteksi di helikopter juga menjadi bagian dari demonstrasi kesiapsiagaan mereka.

BASARNAS (National SAR Agency) also shows the latest search and rescue technology. One of the highlights is the Ascending-Descending Rescue system, which is designed for vertical evacuation in difficult terrain. They also feature emergency communication equipment such as HP satellites, PLBs, and EPIRB that support SAR operations in various situations. In addition, thermal drones (Thermal UAV), underwater communication tools (Wireless Diving Communication), and ROV (Remotely Operated Vehicles) for underwater search are evidence of the seriousness of BASARNAS in strengthening modern rescue capabilities.

With the presence of various state institutions that display cutting-edge innovations and technologies, EDRR Indonesia 2025 has proven itself not only exhibition events, but also a symbol of the strong national synergy in building an adaptive, responsive, and sustainable disaster management system. During the three days of the event, the exhibition became a collaborative space that brought together stakeholders from various sectors to share solutions and strengthen national preparedness. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments