Google search engine
HomeAgamaAmal Sederhana yang Akan Menaungi Kita di Hari Kiamat, Apa Itu? Ilustrasi...

Amal Sederhana yang Akan Menaungi Kita di Hari Kiamat, Apa Itu? Ilustrasi kiamat

MUTIARA SUBUH

Oleh: KH Drs Ahmad Zainuri, KBIHU Al-Wahyu, Rewwin, Sidoarjo

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh….

Bismillahirrahmanirrahim…
Shollallahu’alaa Muhammad…

– Umat Islam kerap mengkhawatirkan nasibnya di hari kiamat. Apakah selamat, atau sebaliknya menjadi orang yang celaka.

Seperti digambarkan dalam Al-Qur’an dan hadis, hari kiamat begitu dahsyat. Pun dengan hari perhitungan dan hari pembalasan yang dideskripsikan begitu mencekam.

Rasa takut itu seyogyanya diimplementasikan dalam tindakan-tindakan yang lebih baik. Misalnya lebih banyak beramal baik dan lebih banyak beribadah.

Harapannya adalah amal kebaikan itu akan menaungi kita di hari kiamat. Nabi Muhammad SAW telah menjelaskan beberapa amalan yang bisa menaungi kita di hari kiamat.

Salah satunya yakni dengan sedekah. ketika di padang Mahsyar setiap orang menunggu giliran dirinya diadili serta timbangan kebaikan dan keburukannya diperhitungkan, maka semua orang bakal merasakan panasnya matahari di atas kepala masing-masing.

Namun orang-orang yang bersedekah bakal memperoleh naungan dari matahari karena sedekahnya itu hingga hukuman alias vonis ditetapkan di antara manusia.

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول :
كُلُّ امْرِئٍ فِي ظلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَاسِ ، أو قال :
حَتَّى يُحْكَمَ بَيْنَ النَّاسِ قال يزيد :
فَكَانَ أَبُو الخَيْرِ لَا يُخْطِئُهُ يَومٌ إلَّا تَصَدَّقَ مِنْهُ بِشَيْءٍ ،
أَوْ كَعْكَةً أَوْ بَصَلَةً أوْ كَذا
“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari Kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: ”Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kueh atau bawang merah atau seperti ini.” (HR Al-Baihaqi – Al-Hakim – Ibnu Khuzaimah).

Ikhlas Bersedekah, Bukan Besar Kecilnya
Dalam hadits riwayat Imam Ahmad Nabi Muhammad dengan jelas dan tegas menyatakan sebagai berikut:

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ظِلُّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ
Bersabda Rasulullah saw: “Naungan orang beriman di hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR Ahmad)

Karena itu, marilah kita rajin bersedekah agar memperoleh naungan di hari tidak ada naungan kecuali naungan Allah. Sungguh beruntung orang beriman yang membiasakan dirinya setiap hari mengeluarkan sedekah sebagai bentuk investasi cerdas untuk melindungi dirinya di hari yang sungguh sangat menyulitkan dan menakutkan kebanyakan manusia. Seperti yang dikatakan oleh periwayat hadits di atas yakni Yazid:

”Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kueh atau bawang merah atau seperti ini.”

Jangan pernah memandang remeh pemberian yang dikeluarkan. Sebab bukan banyaknya sedekah yang menyebabkan naungan di hari Kiamat. Melainkan keikhlasan kitalah yang menyebabkannya. Sehingga dalam hadis lainnya Nabi bahkan bersabda sebagai berikut:

قَالَ لِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحْقِرَنَّ
مِنْ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
“Janganlah kamu meremehkan sedikitpun perbuatan ma’ruf, sekalipun kamu sekedar menemui saudara mu dengan wajah berseri ( HR. Muslim)

Selamat beraktifitas pada hari ini
Semoga hari ini lebih baik dan lebih sukses dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dan lebih sukses dari hari ini jangan lupa tersenyum dan bahagia bersama keluarga tercinta salam silaturahmi dan salam sehat untuk kita semua

Ya Allah… Mudahkan tangan ini tuk selalu bisa berbagi kepada sesama makhluk Mu… Aamiin Aamiin Aamiin YRA.

RELATED ARTICLES

Renungan Nasehat

Memperbaiki Keadaan

Kenapa Shalat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments