MUTIARA SUBUH
Oleh: KH Drs Ahmad Zainuri, KBIH Al-Wahyu, Rewwin, Waru, Sidoarjo.
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh…
Bismillahirrahmanirrahim….
Shollallahu’alaa Muhammad…
Rasulullah SAW akan memberikan pertolongan di hari kiamat melalui syafaatul ‘udzma, yakni syafaat terbesar Nabi Muhammad yang diberikan kepada umat. Nabi SAW adalah sosok kunci di hari kiamat, utamanya bagi umat Islam.
Umat Islam di sini bukan berarti hanya umat setelah Nabi Muhammad SAW diutus, melainkan Islam yang terlahir selama perabadan manusia dimulai sejak zaman Nabi Adam.
Tatkala nabi-nabi lain kebingungan melihat nasib umatnya di hari kiamat, Nabi Muhammad SAW hadir sebagai penenang dan memberikan syafaat.
Namun begitu, bukan berarti keistimewaan memberikan syafaat hanya dianugerahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Ada orang-orang istimewa di kalangan umatnya yang bisa memberi syafaat di hari kiamat, meski hanya ‘syafaat kecil’.
kaum muslimin akan mengalami kesulitan menghadapi pertanggungjawaban amal semasa hidup di dunia. Namun, atas izin Allah kesulitan yang dialami mereka kelak mendapat pertolongan melalui syafa’atul ‘udzma (syafaat terbesar) dari Rasulullah SAW.
“Disebut syafaat terbesar karena ada ‘syafaat kecil’ yang bisa diberikan oleh orang-orang istimewa di hadapan Allah Swt,”
Sosok Istimewa yang Bisa Memberikan Syafaat
Ilustrasi orang yang mendapatkan syafaat dari malam Lailatul Qadar. Imam Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadis dari Sayyidina Utsman bin Affan yang menjelaskan tiga kelompok yang bisa memberikan syafaat di hari akhir, yaitu para nabi, para ulama, dan para syuhada.
Berikut adalah penjelasannya:
1. Syafaat Nabi
Semua nabi bisa memberikan syafaat di hari kiamat, meski tidak sagung syafaat Nabi Muhammad SAW. Sebab, syfa’atul ‘udzma adalah syafaatnya Rasulullah SAW.
“Semua nabi bisa memberikan syafaat pada umatnya termasuk Nabi Muhammad. Bahkan, syafaat paling agung atau syafa’atul ‘udzma adalah syafaatnya Nabi Muhammad,”
2. Syafaat Ulama dan Syuhada
syafaat para ulama dan para syuhada yang bisa diberikan kepada umat atau jamaahnya sesuai dengan kadar, maqam, dan martabatnya yang diberikan oleh Allah Swt.
Sebagaimana diterangkan dalam hadits lain bahwa ada ada beberapa kelompok yang bisa memberikan syafaat sesuai kadar dan kemampuannya sehingga bisa membawa orang lain masuk surga.
“Ada sebagian kelompok yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk bisa memberikan syafaat kepada banyak orang tanpa melihat suku bangsa,” ungkapnya.
3. Syafaat Golongan/syafaatnya penghafal Al-Qur’an (yang di berikan kepada Suku/golongan)
Level berikutnya, ada orang yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk bisa memberikan syafaat hanya kepada satu golongan.
Selamat beraktifitas pada hari ini
Semoga hari ini lebih baik dan lebih sukses dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dan lebih sukses dari hari ini jangan lupa tersenyum dan bahagia bersama keluarga tercinta salam silaturahmi dan salam sehat untuk kita semua
Ya Allah… ridhoMu selalu ku tunggu, syafaat RasulMu selalu ku rindu, syafaat para kekasihMu semoga tertuju kepada ku… Aamiin Aamiin Aamiin YRA.


