SURABAYA-kanalsembilan.com (11 Mei 2026)
Kehangatan dan riuh percakapan memenuhi ruang Galeri Merah Putih, Kompleks Balai Pemuda, Surabaya, di saat 45 seniman Surabaya dan Gerbangkertasusila menggelar pameran bersama yang dibuka Minggu (10/5/2026).
Di dinding galeri, terpampang wajah kota Surabaya dalam 45 kanvas, digelar selama 10-19 Mei 2026, dengan label pameran Surabaya City Scape.
Setiap kanvas menghadirkan cerita berbeda tentang Kota Surabaya, mulai denyut pasar tradisional, hiruk pikuk jalanan, kampung-kampung tua, pelabuhan, hingga potret warganya yang akrab dengan semangat kerja keras dan solidaritas.
“Sebagai simbol usia Surabaya yang genap 733 tahun, maka setiap karya dalam pameran ini kami tetapkan seharga Rp733 ribu,” ujar Manager Galeri Merah Putih, Genthongnesia.
Tak hanya menjadi ruang apresiasi seni, pameran ini juga menjadi penanda peringatan Hari Menggambar yang diperingati setiap bulan Mei.
Momentum itu dimaknai para seniman sebagai ajakan untuk kembali mendekatkan seni kepada masyarakat.
Beragam gaya tampil berdampingan dalam satu ruang. Ada sapuan realis yang detail menangkap ekspresi warga kota, nuansa surealis yang menghadirkan Surabaya dalam tafsir imajinatif, hingga abstraksi warna yang menggambarkan energi metropolitan yang terus bergerak.
Bagi sebagian seniman, Surabaya bukan sekadar objek visual, melainkan ruang kenangan. Kota ini hidup dalam memori tentang gang sempit, suara klakson angkot, aroma kopi pinggir jalan, dan senja di tepi Kalimas. Pernik-pernik itu diterjemahkan ke dalam goresan kuas yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.
Pameran bersama ini juga menjadi ruang temu antargenerasi perupa. Seniman senior dan pelukis muda berbagi dinding yang sama, memperlihatkan bahwa seni terus tumbuh mengikuti perkembangan kota tanpa kehilangan akar budayanya.
Di tengah perayaan ulang tahun Kota Pahlawan, pameran ini menjadi pengingat bahwa Surabaya tidak hanya dibangun oleh gedung dan jalan raya, tetapi juga oleh cerita, ingatan, dan rasa yang hidup di hati warganya. (za).


