السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Self Love dalam Islam: Antara Merawat Diri dan Tidak Berlebihan
Di zaman sekarang kita sering mendengar istilah self love, mencintai diri sendiri. Banyak yang memahami self love sebagai memanjakan diri, mengikuti semua keinginan, atau menghindari hal-hal yang tidak nyaman.
Padahal dalam Islam, mencintai diri itu bukan berarti menuruti semua keinginan, tapi menjaga diri agar tetap berada di jalan yang Alloh Ta’ala ridhoi.
Alloh Ta’ala berfirman:
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”
(QS. Al-Baqarah: 195)
Ayat ini menunjukkan bahwa menjaga diri adalah bagian dari ibadah.
Dalam Islam, self love yang benar adalah:
* Menjaga kesehatan tubuh
* Menjaga kebersihan
* Menjaga hati dari iri, dengki, dan penyakit hati lainnya
* Menjaga diri dari dosa
Rasululloh ﷺ bersabda bahwa tubuh kita memiliki hak yang harus kita penuhi. Artinya, kita tidak boleh menyiksa diri, tetapi juga tidak boleh berlebihan dalam memanjakan diri.
Alloh Ta’ala juga mengingatkan:
“Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
(QS. Al-A’raf: 31)
Di sinilah keseimbangannya.
Self love tanpa batas bisa berubah menjadi:
* Malas beribadah karena “ingin nyaman”
* Mengikuti hawa nafsu
* Mengabaikan kewajiban
Sedangkan self love dalam Islam justru:
* Menguatkan iman
* Menjaga diri dari hal yang merusak
* Membuat kita lebih disiplin dan bertanggung jawab
Karena sejatinya, mencintai diri adalah menginginkan diri kita selamat di dunia dan akhirat.
Mari kita luruskan makna self love:
Bukan sekadar memanjakan diri, tapi merawat diri agar tetap dekat dengan Alloh Ta’ala.
Rawat tubuh kita dengan baik, jaga hati kita dengan dzikir, dan arahkan hidup kita sesuai dengan petunjuk Alloh Ta’ala.
Karena:
Self love terbaik adalah ketika kita menjaga diri agar tetap dicintai oleh Alloh Ta’ala.
Insyaa Alloh, Alloh Ta’ala menjadikan kita hamba yang mampu mencintai diri dengan cara yang benar.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab.
Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).
Ya Alloh, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang langit dan bumi bercahaya karena-Nya agar Engkau menjadikan aku dalam pemeliharaan-Mu, pengawasan-Mu, dan di bawah penjagaan-Mu.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
youtube.com/@djoeprichannel
sejenakpagi


