Google search engine
HomeEkbisIDSurvey, KAI, dan Pelindo Luncurkan Kampung Kreatif Cikandang Berbasis Bambu

IDSurvey, KAI, dan Pelindo Luncurkan Kampung Kreatif Cikandang Berbasis Bambu

– Kolaborasi BUMN mendorong pengembangan potensi lokal dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Cimareme

BANDUNG-BARAT-kanalsembilan.com (25 September 2026)

PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) meluncurkan Kampung Kreatif Cikandang di RW 07, Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (18/9).

Kampung Kreatif Cikandang merupakan proyek percontohan Kampung Mandiri yang dikembangkan sebagai kawasan kreatif berbasis edukasi dan potensi lokal. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan kerajinan bambu, kuliner, seni kreatif, pusat pembelajaran, ekonomi sirkuler, dan wisata berbasis komunitas.

Peluncuran program dilaksanakan bersamaan dengan Festival Diburuan Jilid 4 dan dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Rektor Universitas Widyatama Dadang Suganda, Kepala Pusat Kolaborasi Riset Bambu Naresworo Nugroho, Kepala Unit TJSL IDSurvey Group, KAI, Pelindo, serta tokoh dan masyarakat setempat.

Chief Financial Officer IDSurvey Sinung Triwulandari mengatakan bahwa program tersebut dikembangkan dengan mengedepankan kolaborasi dan penguatan kapasitas masyarakat.

“IDSurvey menginisiasi kolaborasi bersama KAI dan Pelindo untuk mengoptimalkan potensi Kampung Cikandang. Melalui sinergi ini, kami ingin memperkuat keterampilan masyarakat, memperluas peluang ekonomi, dan menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan,” ujar Sinung.

Program tersebut melibatkan Virageawie Indonesia, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mitra binaan yang digerakkan oleh tokoh masyarakat setempat, Adang Muhidin. Selama ini, Virageawie Indonesia secara aktif memberdayakan masyarakat melalui pengembangan kerajinan berbahan dasar bambu.

Rangkaian program Kampung Kreatif Cikandang meliputi pelatihan kerajinan bambu bagi penyandang disabilitas dan Karang Taruna, lokakarya kuliner bagi ibu rumah tangga, pembangunan gapura bambu, serta kompetisi mural. Program ini juga diarahkan untuk mengintegrasikan potensi seni mural, kerajinan dan musik bambu, kuliner lokal, pusat pembelajaran, serta wisata edukasi ke dalam satu ekosistem pemberdayaan masyarakat.

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengapresiasi kolaborasi para pihak dalam pengembangan Kampung Kreatif Cikandang. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengoptimalkan potensi lokal.

Kampung Cikandang memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari seni kreatif, kerajinan dan musik bambu, ekonomi sirkuler, hingga wisata berbasis komunitas. Salah satu rencana pengembangan jangka panjangnya adalah pembentukan Symphony Orchestra Bambu pada 2027.

Namun, pengembangan kawasan ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan lahan dan ruang aktivitas, fasilitas yang membutuhkan perbaikan, potensi kreatif yang belum terintegrasi, serta keterbatasan akses pasar dan penguatan merek produk lokal.

Melalui program Kampung Kreatif Cikandang, IDSurvey bersama KAI dan Pelindo berupaya menjawab tantangan tersebut dengan mengoptimalkan sumber daya dan kompetensi masing-masing perusahaan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada pengembangan kapasitas dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Mengusung semangat EmpoWEring, “Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati”, IDSurvey berharap Kampung Kreatif Cikandang dapat berkembang menjadi kampung mandiri, memperluas peluang ekonomi masyarakat, serta menjadi contoh pemberdayaan berbasis potensi lokal dan kolaborasi lintas pihak.(made).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments