Saksikan dan perhatikan aura wajah anak dalam video di atas. Dia adalah seorang anak yang sedang berusaha mengekspresikan jeritan hatinya.
Di rumah tinggal bersama ibunya, yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Karena ayahnya telah meninggal…
Bocah yang masih fitrah ini, hatinya tersentuh, ketika di depan matanya tersaji makanan dengan menu seperti itu. Dari bola matanya mengalirkan air jernih membasahi pipinya, membayangkan ibunya di rumah. Subhanallah ALLAHU AKBAR.
Mungkin dia sering menyaksikan ibunya rela lapar demi anaknya agar bisa makan pada hari itu. Sungguh memilukan..Air matamu yang jernih berkilau.. Adalah jeritan hatimu… dan gugatan kepada para koruptor
Wahai para KORUPTOR, saksikan bahasa air mata anak yang polos dan jujur ini. Berhentilah merampas dan merampok kebahagiaan rakyat….
Jika tidak ingin menderita dan bangkrut di akhirat, kembalikan uang hasil korupsi. Insya Allah, taubatan-nasuha kamu akan diterima, aamiin.(Komunitas Cantriek Manguyu Jejanggan)


