Saudara! Sedikit nasehat dari Rasulullah saw tentang posisi berdiri dalam shalat, seperti diterangkan dalam sabdanya dibawah ini bahwa posisi berdiri mengawali shalat menghadap kilat dan meletakkan batas didepan sujud.
Ini harus dilakukan untuk menghindari jika ada orang yang lalu-lalang didepan kita tidak melanggar tempat sujud kita. Nah ini harus kita perhatikan mengingat sudah menjadi kebiasaan yang keliru mari diluruskan. Contoh jika shalat didalam Masjid menghadap ke dinding paling depan, menghadap tiang masjid, meletakkan kursi atau dibelakang orang duduk.
450.Dari Musa Ibnu Thalhah Ra dari bapaknya Rasulullah saw bersabda “Apabila kamu telah menancapkan semacam pancang (batas) dihadapanmu, maka kamu boleh shalat tanpa menghiraukan orang yang lalu-lalang dibalik pancang itu.”
(Hadits-Muslim).
452.Dari Ibnu Umar Ra “Apabila Rasulullah saw pergi shalat ‘Id, beliau menyuruh bawa sebuah Tombak lalu ditancapkan dihadapannya. Kemudian beliau shalat menghadap kearah tombak itu sedangkan orang banyakmengikuti beliau dibelakang”.
(Hadits-Imam Muslim).
456.Dari Abu Sa’id Al Khudri RA Rasulullah saw bersabda “Apabila kamu sedang shalat maka jangan dibiarkan orang lewat dihadapanmu. Tolaklah dia sedapat mungkin jika dia enggan maka pukullah dia itu Setan.
(Hadits-Imam Muslim)
457.Dari Abdullah bin Umar Ra Rasulullah saw bersabda “Apabila kamu sedang shalat maka janganlah dibiarkan orang lewat dihadapanmu. Jika dia tidak mau dilarang pukullah dia karena bersamanya ada Setan yang menemaninya.
(Hadits-Imam Muslim).
458.Dari Abu Jahaim Ra Rasulullah saw bersabda “Kalau tahulah orang lewat dihadapan orang shalat akan dosanya, niscaya maulah dia berdiri empat puluh hari atau bulan atau tahun daripada lewat dihadapan orang yang sedang shalat.
(Hadits-Muslim).
459.Dari Sahal bin Sa’ad As Saidi Ra jarak antara tempat sujud Rasulullah saw dengan diding kira-kira seekor Kambing dapat lewat.
(Hadits-Muslim).
460.Dari Abdullah bin Shamit Ra dari Abu-Dzar Rasulullah saw bersabda “Apabila kamu hendak shalat sebaiknyalah kamu membuat semacam pancang dihadapanmu yang dapat mengaling-alingi kamu sedang shalat. Jika aling-aling iti tidak ada di hadapanmu dikuatirkan shalatmu akan terputus Himar, atau oleh wanita dan Ajing hitam yang lewat dihadapanmu. Aku bertanya Hai Abu Dzar apakah bedanya anjing hitam dengan anjing merah atau kuning? Kawannya “Aku pernah pula menanyakan hal itu kepada Rasulullah saw, maka jawab beliau anjing hitam itu Setan.
(Hadits-Muslim).
461.Dari Abu Hurairah Ra Rasulullah saw bersabda “Yang memutuskan shalat ialah Wanita Himar dan anjing, karena itu jagalah shalatmu dengan meletakkan semacam pancang (Aling-aling)”
(Hadits-Muslim).
462.Dari Aisyah Ra “Rasulullah saw biasa shalat malam, sedangkan aku tidur melintang diantara beliau dengan kiblat seperti jenazah melintang.
(Hadits-Muslim)
(gwa-patriot-bangsa).


