Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda berkaitan dengan menyambut Ramadhan:
ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, Allah mewajibkan kepada kalian puasa, dibuka padanya pintu-pintu surga, ditutup padanya pintu-pintu neraka, dibelenggu padanya setan, dan padanya satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa yang tercegah kebaikannya maka dia akan tercegah.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
Di antara persiapan kita untuk masuk Ramadhan yaitu:
a. Taubat kepada Allah atas semua dosa
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
“Wahai orang-orang yang beriman, taubatlah kalian kepada Allah dengan taubat nasuha.” (QS. At-Tahrim[66]: 8)
b. Sibuk dengan Al-Qur’an
Ingat bahwa Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ…
“Bulan Ramadhan diturunkan padanya Al-Qur’an…” (QS. Al-Baqarah[2]: 185)
Sibukkan diri kita dengan membaca Al-Qur’an. Kalau dibulan-bulan yang lalu minimal kita membaca 1 hari 1 juz, untuk bulan sya’ban minimal 2 juz, untuk Ramadhan minimal 3 juz.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur’an karena Al-Qur’an memberikan syafaat pada orang yang membacanya pada hari kiamat nanti.” (HR. Muslim)
c. Perbanyak sedekah
Kalau di hari-hari biasa kita banyak sedekah, apalagi Ramadhan. Sebab setiap hari malaikat turun mendoakan orang yang sedekah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصبِحُ العِبادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Setiap hari dua malaikat turun, dia berkata: ‘Ya Allah gantikan orang yang infak hari ini.’ Malaikat yang satu berkata: ‘Ya Allah hancurkan orang yang tidak infak hari ini.’” (HR. Bukhari)
Dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
“Jaga diri kamu dari api neraka meskipun dengan sebutir kurma.” (Muttafaqun ‘alaih)
d. Memperbanyak amal-amal shalih
Memperbanyak amal shalih secara umum, yaitu seperti shalat-shalat sunnah, baik itu rawatib, qabliyah, ba’diyah, dhuha, shalat tarawih. Dan juga amal-amal shalih yang lain seperti berbakti kepada orang tua, karena orang tua adalah pintu surga. Jangan merasa lelah dan payah ketika membantu mereka.
e. Gunakan waktu sebaik-baiknya
Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang harus kita ingat adalah kita menghadirkan bahwa ini semua nikmat dan karunia dari Allah. Kita bisa membaca Al-Qur’an, berdzikir, ibadah, itu semua nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Waktu sangat berharga dan akan ditanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ المَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ
“Kebaikan Islam seseorang meninggalkan apa yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi dan yang lainnya)
f. Ingat tujuan puasa
Ingat bahwa tujuan kita puasa adalah agar bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
g. Berdoa agar amal diterima
Selalu memohon kepada Allah agar amal-amal kita diterima oleh Allah. Maka perhatikanlah bahwa di tengah-tengah ayat puasa Allah sebutkan tentang doa. Maka di antara doa-doa kita adalah doa agar amal kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sumber : https://www.radiorodja.com/50068-nasihat-persiapan-menyambut-bulan-ramadhan/
(gwa-saudara-muslim2).


