Google search engine
HomeTausiyahBerbicaralah Hanya Untuk Mencerahkan

Berbicaralah Hanya Untuk Mencerahkan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sejenak Pagi

Lisan adalah anugerah yang harus dijaga.
Alloh Ta’ala menciptakan lisan tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana menyebarkan kebaikan dan cahaya hidayah.

Oleh karena itu, setiap kata yang keluar dari mulut seorang Muslim seharusnya memiliki tujuan: mencerahkan, membimbing, dan menginspirasi ke jalan yang diridhai Alloh Ta’ala.

Rasululloh ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengajarkan prinsip dasar dalam berbicara:

Jika tidak bisa berkata yang baik, maka diam lebih utama. Kebaikan di sini mencakup ucapan yang menenangkan hati, menyebarkan ilmu, mengajak kepada kebaikan, dan menumbuhkan harapan serta ketakwaan.

Al-Qur’an pun menekankan pentingnya ucapan yang membawa cahaya dan kebenaran, sebagaimana firman Alloh Ta’ala:
“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka…”
(QS. Al-Isra’ [17]: 53)

Perkataan yang mencerahkan bukan hanya soal isi, tetapi juga niat dan cara penyampaiannya. Islam tidak menganjurkan kata-kata yang menyakitkan, walau benar, bila disampaikan tanpa hikmah. Sebaliknya, Islam mengajarkan kelembutan, ketegasan yang santun, dan niat tulus untuk membawa orang lain menuju cahaya kebenaran.

Dalam kehidupan sehari-hari, berbicara untuk mencerahkan bisa diwujudkan melalui:
🔹Menasihati dengan lembut dan penuh kasih.
🔹Membagikan ilmu yang bermanfaat.
🔹Memberi semangat kepada yang putus asa.
🔹Meluruskan kekeliruan tanpa merendahkan.

Lisan adalah cermin hati. Bila hati dipenuhi cahaya iman, maka lisan akan memantulkannya dalam bentuk ucapan yang mencerahkan. Maka, jadikanlah setiap kata yang keluar sebagai sarana menyebar cahaya Islam. Karena dalam setiap kalimat yang mencerahkan, terdapat pahala yang terus mengalir, dan jejak kebaikan yang tak akan hilang.

Alloh Ta’ala berfirman:
“Kalimat yang baik bagaikan pohon yang baik: akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit.”
(QS. Ibrahim [14]: 24)

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Wallahu A’lam Bisshawab.

Ya Alloh, jadikanlah awal hariku ini sebagai kesuksesan dan akhirnyapun dipenuhi dengan keberhasilan serta pertengahan diliputi dengan kebaikan.

Ya Alloh, sampaikanlah sholawat kepada Rasululloh ﷺ dan keluarganya. Jadikanlah kami termasuk orang yang bertaubat kepadaMu, lalu Engkau menerima taubatnya dan orang yang bertawakkal kepadaMu, lalu Engkau melindungi dan orang yang merendah di hadapanMu, lalu Engkau Mengasihinya.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

📢Jangan lupa sebarkan kebaikan dan kunjungi kanal youtube.com/@djoeprichannel

(gwa-pbi).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments