Google search engine
HomePeristiwaBunda Indah Resmikan Kantor DDII Lumajang

Bunda Indah Resmikan Kantor DDII Lumajang

LUMAJANG-kanalsembilan.com (16/7/2025)

Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Lumajang tidak lagi ninit pada koleganya. Mulai Selasa (15/7/2025) sudah menempati kantor baru. Bangunan dua lantai seluas 5×6 meter itu kini menjadi kantor resmi Dewan Dakwah (DD).

Meski tampak sederhana, bangunan ini memancarkan harapan besar. Peresmiannya dilakukan oleh Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si, pada Selasa (15/7/2025). Dalam sambutannya, Bupati menyatakan dukungannya terhadap gerakan dakwah yang aktif dan relevan.

“Saya senang jika Dewan Dakwah lebih banyak melakukan gerakan yang menyentuh kebutuhan umat,” ujarnya.

Bupati Indah juga menjanjikan satu unit mobil operasional untuk mendukung kegiatan dakwah DDII. Meskipun bukan mobil baru, bantuan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas mereka di lapangan.

Ketua Dewan Dakwah Jawa Timur, Dr. Fathurrahman, M.Pd., turut hadir dan memberikan pesan penting. Ia menegaskan bahwa dakwah adalah tanggung jawab bersama, terutama dalam mencetak kader-kader dakwah masa depan. “Kalau kita kekurangan kader, itu kegagalan kolektif,” tegasnya.

Sebagai solusi, ia mendorong didirikannya Sekolah Tinggi Dakwah M. Natsir di Lumajang guna memperkuat peran strategis daerah ini dalam jaringan dakwah nasional.

Ketua panitia pembangunan, Yosi Sudarso, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan kantor DDII yang menelan biaya Rp127 juta — seluruhnya hasil gotong royong masyarakat.

“Ini bukan sekadar bangunan, tapi penanda bahwa dakwah di Lumajang tak akan lagi bergerak dalam diam,” katanya.

Selama ini, DDII Lumajang telah aktif dalam berbagai bentuk dakwah, mulai dari dakwah spiritual hingga aksi sosial. Mereka juga gencar dalam edukasi kesehatan dan penyuluhan bahaya narkoba.

Ketua DDII Lumajang, Suharyo AP, menyebut pihaknya telah mengunjungi 32 SMP Negeri untuk mengedukasi pelajar tentang zat adiktif.

“Kami terpanggil untuk ikut membentengi generasi muda dari pengaruh narkoba,” ujarnya. Terlebih, beberapa kecamatan di Lumajang telah masuk zona merah peredaran narkoba.

Dari markas kecil di Jalan Kapuas ini, semangat besar untuk melayani umat terus berkibar. Dakwah bukan lagi sekadar ceramah, melainkan aksi nyata dan perlindungan terhadap masyarakat. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments