SURABAYA-kanalsembilan.com (26/6/2025)
Penonton yang memadati studio 1 Royal Plaza langsung tepuk tangan, begitu Rafa mengajak kawin. Melalui telepo Rafa mengatakan” besok kita kawin,” jawaban itu langsung disambut keluarga Fadly dengan ucapak “Alhamdulillah”, dan pestapun digelar dengan sangat meriah.
Perkawinan kembar pun dilaksanakan. Ketiga mempelai duduk di pelaminan didampingi kedua orang tuanya. Perkawinan adat Makasaar Bugis.
Rafa menjawab ajak Fadly untuk nikah setelah melalui beberapa pertimbangan, yaitu Fadly telah berubah. Berubah menjadi pemberani, tegas, dan berani bersikap dengan mengatakan ajakan nikah pada Rafa. Ini dibuktikan dengan datang ke rumah Rafa bersama dengan orang tuanya untuk melamar.
Nisa yang telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya, dan telah dilamar dengan mahar Rp 500 juta, juga terus memperjuangkan cintanya pada Fadly. Nisa minta agar Fadly mengajaknya pergi untuk kawin lari. Bahkan Nisa mendatangani rumah Fadly dan mengajaknya kawin lari.
Film “Jodoh 3 Bujang” merupakan contoh bahwa menyatukan tiga orang anaknya agar kawin bersama-sama atau kawin kembar. Apalagi Fadly harus menerima kenyataan bahwa calon mertuanya minta mahar yang cukup besar, yang tidak mampu dia penuhi.
Dari film ini dapat diambi hikmahnya, kalau cinta itu mengalahkan segalanya. Berani melawana adat yang sudah lama berlama. Berani menghadapi kenyataan. Namun yang tidak patut dicontoh adalah ajakan kawin lari, karena ini perkawinan ini tdiak sesuai dengan ajaran Islam.
Bagi yang ingin tahu bagaiman mana serunya film “Jodoh 3 Bujang” anda bisa menonton filmya di bioskon kesayangan anda. Pasti anda puas hati gregetan walaupun berakhir dengan bahagia. (za).


