JAKARTA-kanalsembilan.com (30 Januari 2026)
Setelah delapan tahun berlalu sejak film pertamanya, Starvision kembali menghadirkan sekuel horor KAFIR bertajuk KAFIR: Gerbang Sukma, yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026.
Film ini kembali disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan menjanjikan teror yang lebih intens, gore yang lebih berani, serta drama keluarga yang semakin gelap dan emosional.
Masih melanjutkan kisah dari KAFIR: Bersekutu dengan Setan (2018), film kedua ini menggali teror balas dendam yang belum tuntas serta dosa masa lalu yang kembali menghantui sebuah keluarga.
Delapan tahun setelah kematian tragis Herman (Teddy Syach) akibat santet, Sri (Putri Ayudya) berusaha menata hidup bersama putrinya Dina (Nadya Arina) dan putranya Andi (Rangga Azof), yang kini telah menikah dengan Rani (Asha Assuncao).
Namun ketenangan itu runtuh ketika Sri mendapat kabar bahwa ibunya sakit keras. Kunjungan ke rumah orang tua justru menjadi awal dari rangkaian malapetaka.
Dosa lama yang selama ini disembunyikan Sri perlahan terkuak dan mengancam keselamatan seluruh keluarganya. Meski Sri telah membentengi rumahnya dengan perlindungan gaib, ia justru terjebak dalam perangkap iblis.
Teror berpindah ke rumah orang tuanya—tempat kakek dan nenek Dina dan Andi tinggal—dan membuka gerbang sukma yang membawa malapetaka lebih besar.
Kehadiran Indah Permatasari menjadi salah satu kejutan besar di KAFIR: Gerbang Sukma, mengingat karakter yang ia perankan di film pertama berakhir tragis. Kali ini, Indah memerankan Hanum, sosok yang menyimpan dendam mendalam terhadap keluarga Sri. Ilmu hitam kembali bangkit, diperkuat oleh kemunculan anggota keluarga baru yang membuat ancaman semakin nyata.
Secara visual dan atmosfer, Azhar Kinoi Lubis menghadirkan horor yang lebih eksploratif. Unsur gore ditingkatkan untuk memacu adrenalin penonton, berpadu dengan ritual-ritual mengerikan yang menimbulkan rasa ngeri. Di sisi lain, lapisan drama diperdalam melalui pendekatan yang lebih empatik terhadap konflik batin para karakter.
“Film KAFIR: Gerbang Sukma membuka perjalanan Starvision di bioskop untuk tahun 2026. Kami berharap film ini bukan hanya menghadirkan horor yang mencekam, tetapi juga pesan mendalam tentang kemanusiaan—bagaimana dendam, hati yang kotor, dan kedengkian dapat menghancurkan sebuah keluarga, bahkan secara turun-temurun,” ujar produser Chand Parwez Servia.
Naskah film ini ditulis oleh Upi bersama Dea April, dengan Chand Parwez Servia sebagai produser. Sejumlah pemain dari film pertama kembali reuni, diperkuat dengan jajaran pemeran baru yang membuat cerita semakin kompleks.
Film ini dibintangi oleh Putri Ayudya, Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari, Asha Assuncao, Arswendi Bening Swara, Muthia Datau, Sujiwo Tejo, Nova Eliza, Teddy Syach, Fuad Idris, Totos Rasiti, dan lainnya.
Azhar Kinoi Lubis mengatakan bahwa di film kedua ini ia sengaja menaikkan level horor.
“Saya mengajak penonton masuk lebih dalam ke cerita keluarga Sri, ketika ada dendam yang ingin dibalas dengan cara yang tidak biasa—membuka gerbang sukma,” ujarnya.
Sementara itu, Upi menuturkan bahwa seluruh teror di film ini berakar dari kesalahan Sri di masa lalu. “Sri belum tuntas menebus janjinya dengan iblis. Dosa itulah yang akhirnya mencelakakan keluarganya. Kami juga menguatkan peran kakek dan nenek yang akan membuat penonton merinding sepanjang film,” kata Upi.
Putri Ayudya kembali mengeksplorasi karakter Sri dengan emosi yang lebih luas.
“Sri masih jadi sumber masalah, tapi kini ia berusaha bertanggung jawab dan melindungi keluarganya. Ada banyak ruang refleksi dari perjalanan karakter ini,” ungkapnya.
Indah Permatasari pun mengaku tampil berbeda.
“Hanum sangat manusiawi. Dia dan ibunya menyimpan luka dan ingin balas dendam karena ada masalah yang belum selesai dengan keluarga Sri,” ujarnya.
Bagi Asha Assuncao, KAFIR: Gerbang Sukma menjadi pengalaman horor pertamanya.
“Rani adalah sosok lembut yang tidak tahu masa lalu kelam keluarga ini. Penonton pasti bersimpati, terutama menjelang akhir film,” katanya.
Pada film pertamanya, KAFIR meraih empat nominasi Piala Citra FFI 2018, termasuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik untuk Putri Ayudya. Di sekuelnya, Starvision kembali mempertahankan kualitas produksi dengan lokasi eksotis dan musik intens dari Aghi Narottama dan tim, yang semakin memperkuat atmosfer teror.
KAFIR: Gerbang Sukma siap membuka mata penonton tentang sisi kelam manusia dan konsekuensi dosa yang tak pernah benar-benar hilang.
Ikuti informasi terbaru melalui Instagram @kafirfilmgerbangsukma, @starvisionplus, dan TikTok @StarvisionMovie. (za))


