𝑩𝒊𝒔𝒎𝒊𝒍𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒐𝒉𝒎𝒂𝒏𝒊𝒓𝒐𝒉𝒊𝒎
𝐀𝐬𝐬𝐚𝐥𝐚𝐦𝐮’𝐚𝐥𝐚𝐢𝐤𝐮𝐦
𝐖𝐚𝐫𝐨𝐡𝐦𝐚𝐭𝐮𝐥𝐥𝐚𝐡𝐢
𝐖𝐚𝐛𝐚𝐫𝐨𝐤𝐚𝐭𝐮𝐡
Orang benar, tidak akan berpikiran bahwa ia adalah yang paling benar. Sebaliknya orang yang merasa benar, di dalam pikirannya hanya dirinya yang paling benar.
Orang benar, bisa menyadari kesalahannya. Sedangkan orang yang merasa benar, merasa tidak perlu untuk mengaku salah.
Orang benar, setiap saat akan introspeksi diri dan bersikap rendah hati. Tetapi orang yang merasa benar, merasa tidak perlu berintrospeksi. Karena merasa sudah benar, mereka cenderung tinggi hati.
Orang benar memiliki kelembutan hati. Ia dapat menerima masukan/kritikan dari siapa saja. Bahkan dari anak kecil sekalipun. Orang yang merasa benar, hatinya keras. Ia sulit untuk menerima nasihat,masukan apalagi kritikan.
Orang benar akan selalu menjaga perkataan dan perilakunya, serta berucap penuh kehati-hatian. Orang yang merasa benar, berpikir, berkata dan berbuat sekehendak hatinya tanpa mempertimbangkan dan mempedulikan perasaan orang lain.
Pada akhirnya…
Orang benar akan dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang. Namun orang yang merasa benar sendiri hanya akan disanjung oleh orang-orang yang berpikir sempit, yang sepemikiran dengannya, atau orang-orang yang sekadar ingin memanfaatkan dirinya.
Barakallahu fiikum
((gwa-swhs-ayat).


