BEKASI-kanalsembilan.com (18 Mei 2026)
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan di jalan tol, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang dan perjalanan wisata di wilayah Trans Jawa.
Berdasarkan data operasional JTT periode 13 s.d. 17 Mei 2026, tercatat sejumlah kejadian gangguan lalu lintas di wilayah Trans Jawa yang didominasi oleh kendaraan mengalami pecah ban dan mogok. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat di jalan tol.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa kondisi kendaraan yang prima menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan di jalan tol.
“Pecah ban masih menjadi salah satu penyebab dominan gangguan kendaraan di jalan tol. Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum bepergian, terutama kondisi ban kendaraan mulai dari tekanan angin, ketebalan tapak ban, hingga usia penggunaan ban agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Ria.
Ria menambahkan, JTT terus memastikan kesiapan petugas dan armada layanan lalu lintas untuk mendukung penanganan gangguan kendaraan secara cepat dan optimal di lapangan. Di samping itu, JTT juga melakukan pemantauan dan inspeksi berkala terhadap kondisi jalan, termasuk kondisi perkerasan, kebersihan jalur, serta sarana keselamatan jalan, sebagai bagian dari upaya menjaga standar pelayanan dan memitigasi potensi gangguan perjalanan pengguna jalan.
Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara real-time melalui CCTV terintegrasi dan didukung komunikasi aktif dengan petugas operasional di lapangan.
“Selain memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, pengguna jalan juga diimbau untuk menjaga batas kecepatan, tidak mengemudi dalam kondisi lelah, memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta memanfaatkan rest area apabila membutuhkan waktu istirahat,” tambah Ria.
Adapun data gangguan lalu lintas tersebut merupakan hasil pemantauan operasional pada ruas jalan tol yang dikelola oleh JTT di wilayah Trans Jawa. Data tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan monitoring berkala perusahaan dalam memastikan kondisi lalu lintas tetap terpantau serta mendukung upaya peningkatan pelayanan dan keselamatan pengguna jalan selama periode mobilitas masyarakat berlangsung.
JTT kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan demi terciptanya perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman di jalan tol.
Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android. (za).


