SURABAYA-kanalsembilan.com (7 Mei 2026)
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mengoptimalkan pekerjaan pelebaran Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol segmen Kejapanan–Gempol sebagai bagian dari penguatan kapasitas infrastruktur jalan tol di koridor strategis Trans Jawa.
Pekerjaan pelebaran ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan pada ruas dengan volume lalu lintas yang terus berkembang, khususnya sebagai jalur penghubung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dari arah Surabaya menuju Gempol, Pasuruan, Malang, maupun kawasan penyangga lainnya di Jawa Timur.
Hingga Minggu ke-35, progres kumulatif realisasi pekerjaan tercatat mencapai 81,02%. Capaian tersebut menunjukkan progres pekerjaan yang terus bergerak secara positif dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi serta keselamatan pengguna jalan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar aktivitas lalu lintas tetap dapat berjalan dengan baik.
“JTT terus melakukan percepatan pekerjaan secara optimal dengan memperhatikan aspek operasional di lapangan. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi intensif agar pekerjaan pelebaran dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan secara signifikan,” jelas Ria.
Ria menambahkan bahwa pelebaran Ruas Surabaya–Gempol merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan kawasan.
Peningkatan kapasitas jalan di Ruas Surabaya–Gempol diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis sekaligus memperkuat kelancaran distribusi logistik di Jawa Timur.
“Kami ingin menghadirkan infrastruktur jalan tol yang mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna jalan, baik dari sisi kenyamanan maupun efisiensi waktu tempuh,” ujar Ria.
Selama pekerjaan berlangsung, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kebutuhan di lapangan dengan tetap memastikan operasional jalan tol berjalan normal. JTT juga menyiagakan petugas dan perlengkapan pengamanan kerja guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja konstruksi.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
JTT juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Serta mengapresiasi kesabaran dan pengertian pengguna jalan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan ini demi peningkatan kualitas layanan jalan tol yang lebih baik.
Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di 133 atau mengunduh aplikasi Travoy. (za).


