SURABAYA-kanalsembilan.com (20 Oktober 2026)
Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke bandar udara
di Jawa Timur pada Agustus 2026 sebanyak 485,45 ribu orang atau naik
0,58 persen dibanding kondisi pada Juli 2026.
Jumlah penumpang dari luar negeri (internasional) turun 1,35 persen menjadi 102,45 ribu orang dibanding
Juli 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Ir Herum Fajarwati MM mengatakan jumlah barang yang dimuat melalui angkutan udara domestik di Jawa Timur +pada Agustus 2026 mencapai 3,15 ribu ton atau naik 2,08 persen dibanding
Juli 2026. Jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan udara domestik
di Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 1,57 ribu ton atau naik sebesar
7,00 persen dibanding Juli 2026.
Jumlah kapal singgah pelayaran domestik di pelabuhan Jawa Timur pada
Agustus 2026 tercatat 3.066 unit kapal atau turun 3,40 persen dibanding
Juli 2026.
Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat dari
pelabuhan-pelabuhan di Jawa Timur pada Agustus 2026 tercatat 100,57
ribu orang atau turun 44,06 persen dibanding Juli 2026.
Jumlah barang yang dimuat untuk angkutan laut dalam negeri di pelabuhan
Jawa Timur naik 10,94 persen menjadi 2,64 juta ton. Untuk jumlah barang
yang dibongkar turun 6,47 persen menjadi 2,95 juta ton.
Jumlah penumpang kereta api di Jawa Timur pada Agustus 2026 turun 3,34
persen dibanding Juli 2026 menjadi 2,53 juta penumpang.
Perkembangan penerbangan Jawa Timur menunjukkan tren yang kurang menggembirakan
pada Agustus 2026, dengan kinerja yang cukup bervariasi untuk penumpang keberangkatan
maupun penumpang kedatangan.
Data terbaru mengungkapkan bahwa jumlah penumpang
yang berangkat dari bandara-bandara di Jawa Timur mengalami penurunan sebesar 5,59 persen,
atau turun dari 496,94 ribu penumpang di bulan Juli 2026 menjadi 469,19 ribu penumpang
di bulan Agustus 2026.
Sementara itu, kedatangan penumpang tercatat mengalami kenaikan
sebesar 0,58 persen yaitu dari 482,63 ribu penumpang pada bulan Juli 2026 menjadi 485,45
ribu penumpang pada bulan Agustus 2026.
Jika dilihat secara year-on-year, keberangkatan
penumpang domestik menunjukkan penurunan sebesar 1,77 persen dibandingkan Agustus
2025 dan juga untuk kedatangan penumpang domestik mengalami penurunan sebesar 0,46
persen. (za).


