HADITS NO. 1488
📖KITAB DOA, BAB: Keutamaan Doa
(mintalah keselamatan kepada Allah di dunia dan di akhirat)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yth. Bapak/Ibu yang di Rahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Al-Harits dari Al-Abbas bin Abdul Muththalib, ia berkata, aku katakan; wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allah ‘Azza wa Jalla:
سَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ … يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّ رَسُولِ اللَّهِ سَلْ اللَّهَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Salullaaha al-’aafiyah… Yaa ’Abbaasu, yaa ’amma Rasuulillaahi, salullaaha al-’aafiyah fid-dunyaa wal-aakhirah.
Terjemah:
Rasulullah ﷺ berkata, “Mintalah keselamatan kepada Allah.” Setelah beberapa hari, Al-Abbas bertanya kembali, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah sesuatu yang bisa aku minta kepada Allah.” Rasulullah ﷺ menjawab, “Wahai Abbas, wahai paman Rasulullah, mintalah keselamatan kepada Allah di dunia dan di akhirat.”
(Sunan Tirmidzi no. 3514; Kitab Doa ; Bab: Tentang anjuran meminta keselamatan (’Afiyah))
Penjelasan Hadits (Syarah)
Hadits ini mengandung banyak hikmah yang berkaitan dengan pentingnya meminta keselamatan dan kesejahteraan kepada Allah. Berikut adalah beberapa poin utama penjelasannya:
a. Makna ’Afiyah (Keselamatan dan Kesejahteraan)
• Keselamatan di Dunia:
Meliputi kesehatan, keamanan, terhindar dari penyakit, bencana, kesulitan hidup, dan segala bentuk ujian yang berat.
• Keselamatan di Akhirat:
Berarti bebas dari azab, hisab yang berat, dosa-dosa, dan memperoleh tempat yang mulia di sisi Allah.
b. Keutamaan Memohon ’Afiyah
1. Rasulullah ﷺ memberikan panduan kepada pamannya, Al-Abbas, untuk meminta doa yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat. Hal ini menunjukkan bahwa ‘afiyah adalah anugerah yang paling utama untuk dimohonkan.
2. Keselamatan dan kesejahteraan adalah dasar dari kebahagiaan hidup. Ketika seseorang memperoleh ‘afiyah, ia dapat menjalani hidup dengan tenang, penuh syukur, dan produktif dalam ketaatan kepada Allah.
c. Kesederhanaan dan Kemudahan Doa
• Rasulullah ﷺ menunjukkan bahwa doa tidak harus panjang atau rumit, tetapi maknanya harus mencakup kebutuhan terpenting manusia, yaitu ‘afiyah.
• Doa yang singkat ini sangat relevan untuk dimohonkan setiap saat, karena menyangkut kebutuhan hidup manusia secara menyeluruh.
d. Perhatian Sahabat Terhadap Ilmu
• Pertanyaan Al-Abbas menunjukkan perhatian besar para sahabat untuk mempelajari hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, baik di dunia maupun akhirat. Ini menjadi teladan bagi umat Islam untuk selalu mencari ilmu dan hikmah dari Rasulullah ﷺ.
Hikmah Hadits
1. Allah Maha Pemaaf dan Pemurah:
Allah mencintai hamba-Nya yang memohon ‘afiyah, karena doa ini mencerminkan ketundukan dan pengakuan bahwa hanya Allah yang mampu memberikan keselamatan.
2. Keselamatan Adalah Karunia Terbesar:
Orang yang mendapatkan ‘afiyah di dunia akan terhindar dari berbagai kesulitan, sementara di akhirat, ia mendapatkan ampunan dosa dan keberuntungan abadi.
3. Keseimbangan Dunia dan Akhirat:
Hadits ini mengajarkan kita untuk tidak hanya meminta kebaikan dunia tetapi juga akhirat. Islam menekankan keseimbangan dalam memohon kepada Allah.
4. Kemudahan Berdoa:
Doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ adalah doa yang sederhana, namun mengandung makna yang mendalam dan mencakup segala kebutuhan manusia.
5. Pentingnya Husnul Khatimah:
Memohon ‘afiyah di akhirat menunjukkan perhatian terhadap akhir hidup yang baik (husnul khatimah). Keselamatan di akhirat lebih penting daripada semua kenikmatan dunia.
Relevansi Hadits dalam Kehidupan Modern
1. Mengatasi Tantangan Hidup:
Di tengah kehidupan modern yang penuh ujian, memohon ‘afiyah menjadi cara terbaik untuk menghadapi kesulitan seperti tekanan hidup, penyakit, atau bencana.
2. Kesehatan dan Keamanan:
Dengan meningkatnya berbagai ancaman kesehatan dan keamanan di dunia modern, doa ini sangat relevan untuk memohon perlindungan dari Allah.
3. Memperkuat Ketergantungan kepada Allah:
Hadits ini mengingatkan umat Islam untuk selalu bergantung kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan, baik yang tampak (fisik) maupun yang tidak tampak (spiritual).
Kesimpulan
Hadits ini menekankan pentingnya memohon ‘afiyah (keselamatan dan kesejahteraan) kepada Allah di dunia dan akhirat. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa ‘afiyah adalah karunia terbesar yang mencakup kesehatan, keamanan, kedamaian, dan ampunan dosa. Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu memohon ‘afiyah dengan penuh kesungguhan dan keyakinan, karena hanya Allah yang mampu memberikan keselamatan sejati, baik di dunia maupun akhirat.
🎯 Sukseskan Gerakan:
1. Takbiratul Ihram Bersama Imam, Minimal Tidak Masbuq.
2. “REBUTLAH” SHAF PERTAMA
Wallahu a’lam bish-shawab.
Waallāhu yaqūlu al-ḥaqqa wahuwa yahdī al-sabīla
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
📝✍️ Dinukil oleh: Alfaqir ilallah Mangesti Waluyo Sedjati
(Ketua KBIHU Baitul Izzah Sidoarjo, Hp/WA: 0811.254.005)
📚 REFERENSI :
1. RIYADHUS SHALIHIN, Penulis, Imam An-Nawawi. Syarah: Salim bin ‘Ied Al-Halali Abu Usamah ; Penerjemah, M. Abdul Ghoffar E.M., Editor Bahasa: Geis Abad ; Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cetakan Kesebelas, 2018
2. Aplikasi Quran Word by Word
3. Aplikasi Hadits 9 Imam.
🕌 KBIHU & MAJELIS ILMU “BAITUL IZZAH” SIDOARJO
_“Mentradisikan hidup berdasarkan Al Qur’an dan As-Sunnah” _
🌐 Ikuti Sosial Media Kajian BAIZ :
🔹 WhatsApp : bit.ly/3oJu311
🔹 Chanel Telegram : bit.ly/3BVMR20
📡 Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.
(gwa-mws).


