Google search engine
HomeEkbisKinerja APBN Jatim Mencapai Rp178,56 Triliun Atau 63,15 Persen

Kinerja APBN Jatim Mencapai Rp178,56 Triliun Atau 63,15 Persen

SURABAYA-kanalsembilan.com  (24 Oktober 2025)

Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur menggelar Press Conference “ALCo APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d. 30 September 2025” di Surabaya dan secara daring melalui Microsoft Teams.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim, Dudung Rudi Hendratna, dan diikuti oleh perwakilan unit vertikal serta local expert Kementerian Keuangan wilayah Jawa Timur.

Hingga akhir September 2025, kinerja APBN Jawa Timur menunjukkan capaian positif. Pendapatan negara mencapai Rp178,56 triliun atau 63,15% dari target, terdiri atas:

Penerimaan perpajakan: Rp171,86 triliun (61,97%)

PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak): Rp6,69 triliun (123,11%)

Sementara itu, realisasi belanja negara tercatat Rp92,09 triliun (72,97%), terdiri dari belanja K/L Rp28,64 triliun dan Transfer ke Daerah Rp63,45 triliun.

Pajak dan Bea Cukai Jadi Penopang Utama

Dari sisi perpajakan, penerimaan pajak netto Jawa Timur mencapai Rp71,32 triliun, dengan sektor industri pengolahan sebagai penyumbang terbesar sebesar Rp47,37 triliun atau 56,2 oerseb.

Kinerja Bea dan Cukai juga tumbuh positif dengan realisasi Rp100,54 triliun (67,55 persen), didorong peningkatan penerimaan cukai dan bea keluar, seiring naiknya harga CPO.

Di sisi lain, DJKN Jawa Timur mencatat realisasi lelang Rp4,19 triliun (76,91%) dan PNBP lelang Rp132,94 miliar (106,46%), mencerminkan pengelolaan aset negara yang efisien.

Belanja Pemerintah Dukung Pelayanan Publik

Realisasi belanja pemerintah pusat di Jawa Timur menunjukkan tren positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.

Belanja pegawai: Rp18,73 triliun (77,53%)

Belanja barang: Rp7,40 triliun (52,77%)

Belanja modal: Rp2,41 triliun (42,27%)

Bantuan sosial: Rp99,66 miliar (71,79%)

Komposisi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan aparatur, memperkuat layanan publik, dan mendorong pembangunan infrastruktur produktif.

Kinerja Sektor Prioritas

Pada sektor kesehatan, realisasi anggaran mencapai Rp612,78 miliar (58,98%) dari pagu Rp1,04 triliun, digunakan untuk pelayanan kesehatan, JKN, serta program pembangunan keluarga dan kependudukan.

Di sektor pendidikan, realisasi mencapai Rp7,24 triliun (64,27%) dari pagu Rp12,82 triliun, difokuskan pada peningkatan kualitas pengajaran, pembelajaran, dan pendidikan tinggi.

Program Prioritas Nasional: Makan Bergizi & Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dua program unggulan pemerintah juga mencatat hasil positif di Jawa Timur:

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merealisasikan Rp938 miliar, menempatkan Jatim sebagai provinsi dengan capaian tertinggi ketiga nasional. Program ini menjangkau 4,16 juta penerima manfaat (47%), didukung oleh 47.405 petugas lapangan dan 1.875 pemasok di 38 kabupaten/kota.

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mencatat 7,97 juta pendaftar (18,94%) dan 7,54 juta kehadiran (17,92%), dengan realisasi anggaran Rp7,17 miliar, menempatkan Jatim di peringkat kedua nasional.

Fiskal Kuat, Ekonomi Tumbuh

Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim, Dudung Rudi Hendratna, menegaskan bahwa pajak menjadi pilar utama ketahanan fiskal daerah.

“Kinerja perpajakan yang kuat merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan. APBN hadir sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Melalui sinergi antarunit Kementerian Keuangan, Jawa Timur berkomitmen menjaga momentum ekonomi, memperkuat kepatuhan wajib pajak, serta memastikan setiap rupiah APBN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (za).

🟢 Catatan: Informasi perpajakan terbaru dapat diakses melalui laman resmi Direktorat Jenderal Pajak: www.pajak.go.id.

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments