Google search engine
HomePeristiwaMayor Eri Hands Over BPJS Employment Compensation to Families of Gondola Incident...

Mayor Eri Hands Over BPJS Employment Compensation to Families of Gondola Incident Victims

SURABAYA-kanalsembilan.com (11 Maret 2026) 

Surabaya Mayor Eri Cahyadi handed over death compensation and work accidents to the family of the late Edy Suratno, on Jalan Tambak Wedi Just 7/16, Kenjeran District, on Tuesday (10/3/2026) noon. In submission The compensation, Mayor Eri Cahyadi was also accompanied by the Head of the Office BPJS East Java Employment Area, Hadi Purnomo. 

Edy Suratno is the victim of being trapped in the gondola building glass cleaner when it rains accompanied by strong winds on (2/3/2026) Then. The incident made the 51-year-old man and his partner Ribut Budiyanto trapped inside the gondola and swayed above the height of the building. However, however Nahas, Edy Suratno was pronounced dead, while Ribut Budiyanto suffered injuries. 

Hearing the news, made the Mayor of Eri convey a sense of Weeping and condolences to the family of the deceased. Arriving at the residence The victim, he also gave moral support to the family of Edi Suratno.

“Hari ini kami memberikan santunan atau yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jadi yang pertama terkait santunan ketika almarhum dalam kondisi bekerja, yang kedua adalah beasiswa untuk putra pertama dan kedua, karena dalam BPJS ini ada beasiswa sampai kuliah,” kata Wali Kota Eri.  

Wali Kota Eri menyebutkan, santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Istri korban Eka Andriyani, senilai Rp272 juta dan beasiswa untuk kedua anak korban senilai Rp158 juta dalam bentuk tabungan. Tidak hanya itu, ia menerangkan, pemkot juga akan memberikan pendampingan untuk keluarga almarhum.  

“Kami akan ada pendampingan terhadap keluarga, khususnya untuk putra almarhum yang nantinya akan didampingi oleh teman-teman dari DP3APPKB dan Dinsos sehingga bisa mendapatkan pendidikan yang layak, bisa lebih fokus, sehingga bisa menjadi kebanggaan keluarganya,” sebutnya.  

Di kesempatan ini, Wali Kota Eri berpesan kepada warga Surabaya agar berhati-hati ketika bekerja, terlebih ketika dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini. Dirinya mengimbau agar menggunakan alat keselamatan kerja atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang sesuai standar.  

“Sebenarnya beliau kemarin itu sudah menggunakan (K3) ya. Kalau bisa kita lihat itu karena anginnya seperti itu, sehingga beliau tergantung di sana. Makanya itu saya mengingatkan kepada seluruh warga Surabaya, dalam kondisi cuaca seperti ini, maka ketika bekerja dalam apapun terlebih ketika dalam proyek maka menggunakan K3,” pesannya. 

Di samping itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Hadi Purnomo mengatakan, santunan yang diberikan kepada keluarga korban bentuknya uang santunan dan beasiswa.

“Jadi selain santunan yang langsung bisa digunakan untuk kebutuhan ekonominya, ada juga beasiswa yang sifatnya bertahap. Supaya tetap bisa melanjutkan (pendidikan) kalau diberikan sekaligus habis,” kata Hadi. 

Reflecting on the incident, Hadi appealed to the citizens of Surabaya, especially employers who have not registered their employees into BPJS Employment to immediately register as a participant. BPJS East Java Employment and Surabaya City Government want to ensure that workers in The city of Surabaya is all safe. 

“That risk never knew when it happened, like yesterday. Suddenly the wind was heavy, finally there was a risk. Well, this is The goal is that all workers in Surabaya can immediately apply. Participation,” he concluded. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments