Lima properti di Jawa dan Sumatra memperkuat pilihan akomodasi sesuai karakteristik pasar di masing-masing daerah
JAKARTA-kanalsembilan.com (29 Juli 2026)
Archipelago Hotels, grup manajemen hotel swasta terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, terus mengembangkan kehadirannya di berbagai destinasi seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia. Data menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6,07 juta kunjungan pada JanuariāMei 2026, meningkat 7,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini turut didorong oleh pasar Asia Tenggara yang mencatat peningkatan 11,06%. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata, sektor akomodasi serta penyediaan makan dan minum juga mencatat pertumbuhan sebesar 13,14% pada awal 2026.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin beragamnya kebutuhan wisatawan terhadap akomodasi di berbagai destinasi, baik untuk perjalanan bisnis, MICE, liburan keluarga, rekreasi, maupun perjalanan transit. Menjawab kebutuhan tersebut, Archipelago Hotels menghadirkan lima properti di lima destinasi strategis, yaitu Aston Cimone Hotel & Convention Center di Tangerang, Aston Malang Hotel & Conference Center di Kota Malang, Nawana by Alana di Sentul City, Kabupaten Bogor, fave+ hotel Lampung di Bandar Lampung, serta fave+ hotel Pamanukan di Kabupaten Subang.
Kelima properti ini terdiri dari dua pembukaan baru dan tiga rebranding yang memperkuat kehadiran Archipelago Hotels di berbagai pasar di Jawa dan Sumatra.
Kelima properti tersebut mencerminkan beragam segmen dan kebutuhan pasar, mulai dari hotel bintang 3 yang praktis untuk wisatawan bisnis, keluarga, dan wisatawan yang melakukan perjalanan melalui jalur transit, hotel bisnis di pusat kota, hingga hotel konvensi premium dengan kapasitas besar dan resor sanctuary bintang 4.
Dengan karakter yang berbeda di setiap destinasi, portofolio ini memungkinkan Archipelago Hotels untuk menghadirkan pilihan akomodasi yang lebih relevan dengan kebutuhan wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas bisnis, MICE, dan rekreasi di masing-masing pasar.
Pertumbuhan pariwisata dan sektor akomodasi menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pilihan hotel yang berkualitas dan relevan dengan karakter setiap destinasi terus meningkat. Bagi Archipelago Hotels, ini menjadi peluang sekaligus tanggung jawab untuk menghadirkan solusi akomodasi yang dapat menjawab kebutuhan pasar yang semakin beragam.
Karena itu, setiap properti kami dirancang dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik destinasi dan target tamunya, baik untuk perjalanan bisnis dan MICE, liburan keluarga, rekreasi, maupun kebutuhan perjalanan transit.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Archipelago Hotels dapat memberikan pilihan akomodasi yang tepat sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan aktivitas ekonomi di setiap destinasi tempat kami berada,” ujar John Flood, Chief Executive Officer Archipelago Hotels. (za).


