Google search engine
HomeEkbisPenanganan Insiden KM 8+800 Selesai, JTT Perkuat Langkah Preventif

Penanganan Insiden KM 8+800 Selesai, JTT Perkuat Langkah Preventif

SURABAYA-kanalsembilan.com (23 September 2026)

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan penanganan dan evakuasi alat pancang yang mengalami insiden pada pekerjaan perkuatan lereng di Jalan Tol Surabaya-Gempol KM 8+800 B arah Perak, Jumat (18/09), telah selesai dilakukan. Jalan H.R. Muhammad telah kembali normal dan dapat dilalui masyarakat. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Traffic & Maintenance Management Department Head Representative Office 3 PT Jasamarga Transjawa Tol, M. Iqbal Pahlefi, menjelaskan bahwa sejak kejadian, JTT bersama pihak terkait melakukan sterilisasi dan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan PLN untuk penanganan kelistrikan pada tiang yang terdampak. Proses evakuasi alat pancang dilakukan secara bertahap dan telah selesai pada Jumat (18/09) pukul 23.40 WIB.

“Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mulai dari pemotongan bagian boom/ladder, evakuasi badan alat pancang, hingga pembersihan dan pengecekan akhir area. Saat ini kondisi di lokasi telah kembali normal dan Jalan H.R. Muhammad dapat dilalui masyarakat,” ujar Iqbal.

Penanganan di lokasi dilakukan JTT bekerja sama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), PJR Jatim 2, PLN, Kepolisian, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pihak terkait lainnya.

Sebagai tindak lanjut, JTT menghentikan sementara pekerjaan perkuatan lereng di KM 8+800 untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap metode pelaksanaan, prosedur keselamatan, kesiapan peralatan, hingga pengawasan pekerjaan. Pekerjaan akan kembali dilanjutkan setelah hasil evaluasi ditindaklanjuti dan seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi.

Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan di lingkungan JTT.

“JTT akan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan langkah perbaikan dan pencegahan yang diperlukan, termasuk memperkuat pengawasan serta memastikan kesiapan metode kerja, peralatan, dan prosedur keselamatan sebelum pekerjaan dilanjutkan,” ujar Dary.

Dary menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan,” tutup Dary.

Masyarakat dapat menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga melalui 133 atau menggunakan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi dan bantuan selama perjalanan. JTT juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kelancaran lalu lintas serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.(za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments