SURABAYA-kanalsembilan.com (4 Agustus 2026).
Mobilitas masyarakat di Jawa Timur meningkat pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kenaikan jumlah penumpang pada moda transportasi udara, laut, dan kereta api dibandingkan bulan sebelumnya.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Jawa Timur Nomor 51/08/35/Th. XXIV yang dirilis 3 Agustus 2026, jumlah kedatangan penumpang angkutan udara domestik melalui bandara di Jawa Timur mencapai 455,24 ribu orang pada Juni 2026. Angka tersebut meningkat 13,52 persen dibandingkan Mei 2026.
Sementara itu, jumlah penumpang internasional yang datang melalui bandara di Jawa Timur mencapai 118,56 ribu orang, atau melonjak 48,52 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sisi angkutan udara, volume kargo domestik justru mengalami penurunan. Barang yang dimuat melalui bandara di Jawa Timur tercatat 3,12 ribu ton, turun 11,81 persen dibanding Mei 2026. Adapun barang yang dibongkar mencapai 1,44 ribu ton, atau turun 11,28 persen.
Untuk angkutan laut, jumlah kedatangan penumpang domestik melalui pelabuhan di Jawa Timur mencapai 130,28 ribu orang pada Juni 2026. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat tercatat 119,94 ribu orang, meningkat 3,63 persen dibandingkan Mei 2026.
Aktivitas pelayaran menunjukkan penurunan jumlah kapal yang singgah. Selama Juni 2026 tercatat 3.022 unit kapal bersandar di pelabuhan Jawa Timur, turun 5,62 persen dibanding bulan sebelumnya.
Volume barang yang diangkut melalui pelabuhan juga menurun. Barang yang dimuat untuk angkutan laut domestik tercatat 2,60 juta ton, turun 12,05 persen, sedangkan barang yang dibongkar mencapai 2,84 juta ton, atau turun 6,51 persen dibandingkan Mei 2026.
Sementara itu, moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Jumlah penumpang yang menggunakan stasiun di Jawa Timur pada Juni 2026 mencapai 2,69 juta orang, meningkat 4,28 persen dibandingkan Mei 2026.
Secara umum, peningkatan jumlah penumpang pada berbagai moda transportasi mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Juni 2026. Di sisi lain, aktivitas pengangkutan barang melalui jalur udara maupun laut mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya. (za).


