السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi:
Didalam sebuah hadits, yang bersumber dari Hatim Al ‘Asham:
“Tergesa gesa adalah pekerjaan setan kecuali lima hal”. Maksudnya lima hal ini adalah sunnah Rasulullohu ﷺ : memberikan hidangan kepada tamu, merawat mayit, menikahkan anak perempuan, membayar hutang dan taubat”
1️⃣Memberi hidangan kepada tamu, Islam sangat menghormati orang lain, termasuk tamu, oleh karena itu memberikan hidangan kepada tamu yang dilakukan sesegera mungkin adalah perbuatan sunnat. Sunnat yang demikian ini dimaksudkan agar terjalin hubungan saling menghormati antar sesama, terutama sesama muslim.
Rasululloh ﷺ bersabda;
“Barang siapa yang memberikan makanan kepada seorang muslim sesuai dengan yang diiginkan maka Alloh akan mengharamkannya api neraka”
2️⃣Merawat jenazah, jenazah orang orang yang baik menginginkan untuk segera menikamati tempat kenikmatan di alam kubur yang dijanjikan oleh Allah, terlepas bagaiman nikmat tersebut dan dimana alam kubur ini masih ada perbedaan pendapat di kalangan ulama’, termasuk apakah yang mendapat nikmat itu fisik atau non fisik
3️⃣Menikahkan anak perempuan, hal ini penting diketahui bagi orang tua atau wali nikah yang punya tanggung jawab dan kewajiban untuk menikahkan perempuan yang ada dalam kekuasaannya. Tak perlu diragukan lagi, bahwa berpacaran lebih dekat kepada kemaksiatan bagi orang yang kurang mampu mengendalikan dirinya. Oleh karena itu nikahkan dengan segera jika ada insan yang sudah saling mencinta dan saling mengenal, berdasarkan hadits;
“Barangsiapa yang menikahkan anak perempuannya maka, pada hari kiamat akan menghadap kepada Alloh dengan (memakai) mahkota”
4️⃣Membayar hutang, agaknya kekhawatiran Islam terhadap kematian begitu kental dalam ajaran agama ini, lalu apa hubungannya dengan masalah yang keempat ini, dikhawatirkan orang yang meninggal tersebut mempunyai sangkutan haqqul adami berupa hutang, maka hutang segera harus dibayar, tanpa harus menundanya. Menunda hutang termasuk perbuatan dhalim karena tergolong orang yang meremehkan kewajiban.
5️⃣TAUBAT.
Taubat termasuk perbuatan harus ‘segera’ dilakukan, katerlambatan taubat yang kemudian diserobot kematian akan berakibat fatal (su’ul khatimah), rasulullah yang dijanjikan oleh Alloh Ta’ala dan ma’shum dari perbuatan maksiat saja mengucapkan:
رَبِ اغْفِرْلِى وَتُبْ عَليَّ إِنَكَ أَنْتَ التَوَابُ الغَفُوْرُ
(Wahai Tuhanku, ampunilah dosaku, dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi taubat dan Maha Pengampun)
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab.
Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).
Ya Alloh, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
youtube.com/@djoeprichannel
sejenakpagi


