Google search engine
HomeAgamaShalat Malamnya Nabi ﷺ

Shalat Malamnya Nabi ﷺ

 

(1). Dari ‘Aisyah رضي الله عنها ia berkata :
“Bahwasanya Nabi ﷺ melakukan shalat malam sampai kedua kakinya bengkak”. Kemudian ‘Aisyah bertanya : “Kenapakah engkau berbuat seperti ini, padahal Allah Ta’ala telah “mengampuni” dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang !!?” Lantas “beliau” menjawab: “Apakah tidak boleh apabila aku ingin menjadi seorang hamba yang senantiasa bersyukur?” (HR. Bukhari no. 4837 dan Muslim no. 2820)

(2). Dari ‘Aisyah رضي الله عنها ia berkata :
“Apabila Rasulullah ﷺ telah terluput dari shalat malamnya disebabkan oleh “tidur” atau “sakit”, maka beliau shalat di “siang harinya” dengan mengerjakan “shalat 12 raka’at” (HR. Muslim no. 746)

(3). Dari Anas bin Malik رضي الله عنه telah meriwayatkan bahwasanya suatu malam Nabi ﷺ pernah “merasa sakit”, sehingga ada yang berkata kepada beliau di waktu pagi harinya: “Wahai Rasulullah, sungguh pengaruh sakitmu itu terlihat jelas (pada wajahmu)”. Beliau pun berkata : “Namun, aku masih seperti yang kalian telah lihat (yaitu masih shalat malam, meski kalian telah melihatku dlm kondisi sakit). Dan Alhamdulillah, (tadi malam) aku “masih” bisa membaca tujuh surat yang panjang (yaitu Al-Baqarah, Aali ‘Imran, an-Nisaa’, al-Maa-idah, al-An’aam, al-A’raaf & juga surat at-Taubah)”

(HR. Abu Ya’la dan al-Hakim, dishahihkan oleh al-Hakim, & telah “disepakati” Imam adz-Dzahabiy, Shifatush Shalaah hal 118 oleh Imam al-Albani)

Rasul ﷺ “mengqodho” shalat malamnya pada waktu siang, shalat malam sampai bengkak kedua kakinya, tetap saja shalat malam walaupun sakit dan letih, padahal beliau itu adalah “kekasih Allah Ta’ala” yg “sudah pasti” akan mendapatkan nikmat kubur, syafaat, Surga, dan telah diampuni seluruh dosa-dosanya, baik yang lalu dan juga yg akan datang. Bahkan ‘Aisyah رضي الله عنها berkata: “Rasulullah ﷺ itu pernah shalat setelah isya’ hingga “sampai” fajar menyingsing” (HR. Ahmad no. 24026). Subhaanallah wallaahu Akbar…!!!

Saudaraku, bukankah kita masih belum tahu nantinya akan selamat atau tidak ? Diampuni dosanya atau tidak? Terhindar dari siksa kubur dan Neraka atau tidak ? Lantas kenapakah kita yang justru sehat & kuat, dan memiliki dosa2 yang sangat menumpuk telah meremehkan, & malas sekali utk melaksanakan shalat malam !

✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar

━━━━━━━━━━━━━━━━
𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑫𝒂𝒌𝒘𝒂𝒉 𝑴𝒖𝒔𝒉𝒂𝒊𝒓𝒂
https://whatsapp.com/channel/0029Vah9iFTLCoWstm2a7B2f

📌 Web
Mushaira.id
Childcare.mushaira.id
Iou.mushaira.id
Sahabatliterasi.mushaira.id
⏰ Reminder Waktu Sholat & Nasehat Harian
Safari.Mushaira.id
📗 Majalah
Majalah.mushaira.id
📚 Laporan Program
Arsip.mushaira.id
🔖 Follow :
Instagram.com/mediadakwahmushaira
Instagram.com/mushairapeduli
Instagram.com/sahabatliterasimushaira
Instagram.com/mushairaqlc
Youtube.com/mushairaqlc
t.me/mediadakwahmushaira
t.me/mushairapeduli

(gwa-mida-jatim).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments