bu, 26 November 2025 M / 5 Jumadil Akhir 1447 H.
قَالَ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ : لَوْ رَأَيْتُ رَجُلاً مَعَ امْرَأَتِيْ لَضَرَبْتُهُ بِالسَّيْفِ غَيْرَ مُصَفِّحٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَتَعْجَبُوْنَ مِنْ غِيْرَةِ سَعْدٍ لأَنَا أَغْيَرُ مِنْهُ وَاللهُ أَغْيَرُ مِنِّيْ
“Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Sekiranya aku melihat seorang laki-laki bersama dengan istriku (berzina), niscaya dia akan kutebas dengan pedang.’ Ucapan itu akhirnya sampai kepada Rasulullah. Lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Apakah kalian merasa heran atau kagum terhadap kecemburuan Sa’ad? Demi Allah, aku lebih cemburu daripadanya, dan Allah lebih cemburu daripadaku’” (HR. Bukhari).
Pelajaran yang terdapat didalam hadits :
1- Hadits ini memberikan petunjuk Allah dan rasulNya lebih cemburu, murka yang amat sangat daripada seorang laki-laki yang melihat seorang laki-laki bersama dengan istri, anak dan saudara perempuannya(berzina) atau mendekatinya.
2- Maka oleh karena itu Allah mengharamkan pebuatan keji(fakhisyah) yang nampak atau yang tersembunyi bahkan mendekatinya saja.
3- Bagi jiwa-jiwa yang suci dan aqal yang sehat perbuatan dosa besar dan keji(zina) atau mendekatinya merupakan pantangan besar yang harus dijauhi.
Tema hadits yang berkaitan dengan Al quran :
1- Di dalam kitab Sahihain melalui Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda:
“لا أحد أغْيَر من اللَّهِ، مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ حَرَّم الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَر مِنْهَا وَمَا بَطنَ”
Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah, karena itulah Dia mengharamkan semua hal yang keji, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَلا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
dan janganlah kalian mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi. (QS. Al-An’am: 151).
2- Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang hamba-hamba-Nya berbuat zina, begitu pula mendekatinya dan melakukan hal-hal yang mendorong dan menyebabkan terjadinya perzinaan.Yakni dosa yang sangat besar. Dan suatu jalan buruk.
وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا
Dan janganlah kalian mendekati zina: sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,
(QS. Al-Isra: 32).
✍️ group tertutup hanya admin yg share 🙏🙏🙏
Sampaikan walau hanya satu ayat
https://chat.whatsapp.com/6KIFvgTpFLNJdWM6tV7IJ5
Bila link atas penuh link bawah sama aja
Media informasi islam
https://chat.whatsapp.com/CSLHUBLSK91IBWjevvomYR
ⓘ 𝐇𝐚𝐥𝐚𝐥 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 𝐭𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧 🅜🅐🅕🅘 . !
☘️🌻☘️
(gwa-swhs-ayat).


