SURABAYA-kanalsembilan.com (27 September 2026)
Tim Bayucaraka dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali berjaya menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026. Kali ini tim andalan ITS tersebut berhasil meraih gelarJuara Umum dalam kejuaraan tahunan yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) selama lima hari, hingga Jumat (25/9) lalu.
KRTI 2026 ini menjadi ajang bergengsi di bidang Unmanned Aerial Vehicle yang mempertemukan 94 tim dari 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. General Manager Tim Bayucaraka ITS Putu Arya Yubi Wirayudha mengungkapkan bahwa kompetisi ini menjadi wadah untuk menguji sejauh mana hasil riset dan pengembangan teknologi mereka.
“Bukan hanya sekadar tempat mencapai juara, tetapi bagaimana inovasi kami dapat diterapkan di kompetisi yang sebenarnya,” tuturnya.
Pemuda yang kerap disapa Yubi tersebut mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan persiapan sejak berakhirnya KRTI 2025 lalu. Selain itu, menurutnya, setiap kategori lomba yang memiliki tantangan berbeda membuat tim harus memahami karakteristik misi dan mengembangkan teknologi yang sesuai.
Mulai dari riset, desain, pembuatan, pengujian, sampai evaluasi berkali-kali dilakukan guna memastikan pesawat dapat benar-benar berjalan optimal di lapangan.
Gelar Juara Umum sukses disandang tim robot terbang ITS tersebut melalui raihan juara beberapa kategori lomba yang berhasil disabet. Pada kategori Fixed Wings yang berhasil meraih Juara 1, Tim Bayucaraka membawakan inovasi gimbal roll axis.
“Hal itu diusung untuk fleksibilitas misi pemetaan dari sebelumnya yang hanya bisa dilakukan saat wahana terbang lurus, kini juga bisa dilakukan bahkan saat berbelok,” jelas lulusan SMA Negeri 3 Denpasar tersebut.
Selain itu, Juara 1 juga berhasil diraih dari kategori Long Endurance Low Altitude (LELA) dengan menghadirkan inovasi dari mekanisme dropping. Hal tersebut membuat payload yang harus dibawa tidak mudah untuk terjatuh dan saat mencapai target, dropping bisa dilakukan dengan baik.
Selanjutnya, Juara Harapan 1 kategori Technology Development (TD) melalui Inovasi utama yang terdapat pada bagian airframe. Pada inovasi ini,
airframe yang digunakan adalah single boom tail tricopter tilt rotor.
Lebih lanjut, mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS tersebut mengungkapkan bahwa kemenangan yang berhasil ditorehkan merupakan hasil kerja keras timnya selama ini. Prestasi juara umum tersebut menjadi bukti performa Tim Bayucaraka ITS, bukan hanya dari satu divisi, tetapi dari seluruh tim yang telah dikirimkan.
“Ke depannya, kami ingin mempertahankan dan meningkatkan kualitas riset serta teknologi melalui regenerasi yang lebih baik,” tutur pemuda dari Bali tersebut.
Kiprah Tim Bayucaraka ITS dalam KRTI ini menjadi bentuk nyata komitmen ITS untuk turut berkontribusi mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini mendukung poin ke-9 terkait Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta poin ke-4 terkait Pendidikan Berkualitas.
“Harapan kami semoga pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh anggota Bayucaraka untuk terus berkembang dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai,” tutur Yubi berharap. (za).


