Google search engine
HomeDewan DakwahUlama Universitas Islam Madinah Visitasi eLKISI, Dorong Lahirnya Kader Ulama Berkelas Internasional

Ulama Universitas Islam Madinah Visitasi eLKISI, Dorong Lahirnya Kader Ulama Berkelas Internasional

MOJOKERTO-kanalsembilan.com (31 Juli 2026)

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Mojokerto menerima kunjungan ulama sekaligus akademisi dari Universitas Islam Madinah, Prof. Dr. Fahd bin Mohana Salim Al Ahmadi, Kamis (30/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Visitasi Muadalah dan Daurah Ilmiah yang bertujuan memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para santri dalam menempuh jalan keilmuan Islam.

Prof. Fahd yang merupakan mantan Ketua Departemen Peraturan dan Studi Peradilan Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI sekaligus Direktur PPIC eLKISI, Dr. KH. Fathur Rohman, didampingi Ust. Ainur Rofiq, M.Pd.I., Dr. Hairul Warizin, S.E., M.M., beserta jajaran pengurus dan para asatidz.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi eLKISI dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus meneguhkan komitmen pesantren dalam mencetak kader ulama yang menguasai Al-Qur’an, hadis, bahasa Arab, dan khazanah keilmuan Islam.

Dalam sambutannya, Dr. KH. Fathur Rohman menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Fahd menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas pesantren.
“Kehadiran Prof. Dr. Fahd merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kaderisasi ulama. Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh akidahnya, mulia akhlaknya, serta siap mengabdi kepada umat,” ujarnya.

Tinjau Proses Pembelajaran
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah ruang kelas untuk melihat secara langsung proses belajar mengajar para santri. Prof. Fahd berdialog dengan para guru serta memberikan motivasi kepada para santri agar terus bersemangat menuntut ilmu.

Ia juga mengunjungi Markaz Lughah eLKISI, pusat pembelajaran bahasa Arab yang menjadi salah satu program unggulan pesantren. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Fahd mengapresiasi sistem pembelajaran bahasa Arab yang dijadikan fondasi dalam memahami Al-Qur’an, hadis, serta literatur klasik Islam.

Uji Kemampuan Santri
Salah satu agenda utama visitasi adalah pengujian langsung terhadap santri Program Kader Ulama eLKISI.
M. Asyaddu Hubbalillah berhasil menunjukkan kemampuan hafalan Shahih Bukhari dengan baik, sedangkan Ainish Shofa memperlihatkan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara lancar.

Atas capaian tersebut, keduanya menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Prof. Fahd sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an dan mendalami hadis Rasulullah ï·º.

Pesan Menjaga Tradisi Keilmuan
Dalam Daurah Ilmiah yang disampaikannya, Prof. Fahd menekankan pentingnya penguasaan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan bahasa Arab sebagai fondasi utama bagi penuntut ilmu syariat.

“Saya merasa bahagia melihat semangat para santri dalam mempelajari Al-Qur’an, hadis, dan bahasa Arab. Ketiga hal ini adalah fondasi utama bagi siapa pun yang ingin mendalami ilmu syariat. Teruslah belajar dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, karena ilmu yang diberkahi akan melahirkan manfaat yang besar bagi umat,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa menuntut ilmu merupakan jalan yang ditempuh para nabi dan ulama.
“Barang siapa menjaga Al-Qur’an, mempelajari hadis Rasulullah ï·º, serta bersungguh-sungguh memahami bahasa Arab, maka ia sedang menempuh jalan menuju kemuliaan. Saya berharap para santri eLKISI terus istiqamah hingga kelak menjadi ulama yang membawa rahmat bagi umat dan peradaban.”
Investasi Jangka Panjang bagi Peradaban.

Ust. Ainur Rofiq menilai kesempatan diuji langsung oleh akademisi dari Universitas Islam Madinah menjadi pengalaman berharga bagi para santri.
“Santri tidak hanya diuji hafalannya, tetapi juga belajar adab, ketelitian, dan tanggung jawab ilmiah di hadapan seorang ulama. Semoga pengalaman ini menjadi penyemangat untuk terus mencintai ilmu,” katanya.

Sementara itu, Dr. Hairul Warizin menegaskan bahwa prestasi para santri merupakan hasil dari proses pendidikan yang dibangun secara konsisten.
“Prestasi ini lahir dari kesungguhan santri, keikhlasan para guru, doa orang tua, serta sistem pendidikan pesantren yang terus menjaga tradisi keilmuan Islam. Inilah investasi peradaban yang sesungguhnya,” ujarnya.

Visitasi Muadalah dan Daurah Ilmiah ini menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI dalam membangun jaringan keilmuan bertaraf internasional. Melalui kolaborasi tersebut, pesantren berharap dapat terus melahirkan generasi ulama yang berintegritas, menguasai ilmu syariat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan peradaban Islam.

Judul ini lebih sesuai dengan isi berita karena menonjolkan nilai utama kegiatan, yakni penguatan kualitas pendidikan dan dorongan untuk melahirkan kader ulama melalui kunjungan akademisi dari Universitas Islam Madinah.(za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments