Google search engine
HomeTausiyahWanita Berkelas Syurga

Wanita Berkelas Syurga

𝕬𝖘𝖘𝖆𝖑𝖆𝖒𝖚’𝖆𝖑𝖆𝖎𝖐𝖚𝖒 𝖜𝖆𝖗𝖆𝖍𝖒𝖆𝖙𝖚𝖑𝖑𝖆𝖍𝖎 𝖜𝖆𝖇𝖆𝖗𝖆𝖐𝖆𝖙𝖚𝖍
بِسْـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــمِ اللّٰـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

اأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ

Suami mu jalan syurga,tapi belum tentu dia masuk Syurga.Kalau dia sholeh,dia bisa masuk ke dalam syurga.

Tapi kalau dia gak sholeh, gak ada urusan.
Namun baktimu kepadanya, cintamu kepadanya, sayangmu kepadanya, hormatmu kepadanya, memasukkan mu ke dalam syurga.

Kalau kamu lagi merasa begitu berat untuk menjadi istri yg sholehah, ingatlah ini :

Saya menjadi istri sholehah bukan ngarep suami saya berbuat baik sama saya.
Saya membahagiakan hati dia, bukan berharap transferannya semakin banyak.

Saya memuliakan dia, bukan saya berharap dia tidak berpaling hati dan tidak meniggalkan saya.

Akan tetapi saya berbuat baik padanya, saya sayangi dia, saya hormati dia, saya perlakukan dia bak Raja karena saya berharap di akhirat nanti, saya diperkenankan masuk syurga-Nya dari pintu manapun yang saya inginkan.

Sebab di sana, saya ingin mencari Syurga yang di dalamnya terdapat Nabi Muhammad Rasulullah Saw, yang di dalamnya terdapat Sayyidah Fatimah, yg di dalamnya ada Sayyidah Khadijah, yg di dalamnya saya dapat berkumpul bersama orang-orang yang saya sayangi.

Se-sedikit apapun penghasilan kita,cukup jika untuk membiayai hidup kita.
Tapi sebanyak apapun, tidak akan cukup untuk membiayai gaya hidup kita.

Do’a itu tidak instan, karena kamu meminta kepada Allah yg punya proses terhadap segala sesuatu, Tapi gak apa, jangan pernah bosan berdo’a.

Do’akan anakmu, do’akan suamimu, do’akan orangtuamu, do’akan saudara-saudara mu, terus doakan, jangan bosan.

Selagi kamu masih terus berdoa, masih ada kemungkinan untuk diijabah, Tapi kalau kamu sudah meninggalkan do’a, maka dari mana datang harapan kebaikan tersebut?

Wanita berkelas syurga. Ia yang selalu baik kepada suaminya, selalu tulus pada suaminya, selalu ikhlas mendo’akan suaminya, bersama-sama menuju syurga Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Yang membuat kita kehilangan kebahagian adalah Ketika kita membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.

Kalau kamu ingin mengubah keadaan, ubahlah cara pandang.
Dalam rumah tangga itu hal hal yg berat-berat anggap ringan.

Hal hal yg ringan, anggaplah tidak ada. Jangan suka me-masalahkan masalah-masalah yg sebenarnya ringan, tapi kamu anggap berat. Nanti susah hidupmu.

Kamu harus ingat, wahai segenap istri, masaslah rumah tangga itu tidak sebercanda itu, jadi jangan suka mempermasalahkan hal-hal yang sebenarnya tidak ada masalah di dalam rumah tangga mu itu. Masalah-masalah remeh, anggap saja tidak ada. Pikirkan hal-hal prioritas, yaitu menuju syurga.

Ingatlah bahwa apapun yang tidak kamu bawa mati dan tidak kamu bawa masuk ke dalam alam kubur, itu bukan prioritas bagimu.

Yang priotitas adalah apapun yg membawa kalian masuk ke dalam surga Allah, shoalatmu, ibadahmu kepada Allah, anak-anak sholeh-sholehah, itu adalah prioritas bagimu.

Sebab itu yg nanti akan kamu bawa ke dalam alam kuburmu. Taat mu kepada suamimu, ucapanmu yg keluar dari mulutmu kepada suami mu, itu yang akan kamu bawa sampai masuk ke alam kubur. Maka jagalah yang benar, hati-hati sama ucapanmu.

Tiap kali mau mengatakan sesuatu yg menyakitkan hati suami mu, tahan diri, istigfar. Kemudian bilang “Yaa Allah, ampuni saya Yaa Allah, saya ingin menjadi salah satu dari penghuni syurga.

Seorang perempuan yang mulia, perempuan yang berkelas surga akan mampu memuliakan suaminya, meski siapapun suaminya.

Dan perempuan hina yang berkelas neraka, akan mampu menghina suaminya, siapapun suaminya.

Mau bagaimana pun mulia suaminya, jika istrinya adalah seseorang yg hina, dia hanya akan mampu menghina suaminya, menghujat suaminya, dan berprilaku tidak baik kepada suaminya.

Tapi perempuan yang berkelas surga akan mampu menghormati suaminya.

(gwa-da’wah-II).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments