Google search engine
HomeAgamaYang Mau Mendengarkan Tentang Adab Berbakti ke Orang Tua

Yang Mau Mendengarkan Tentang Adab Berbakti ke Orang Tua

πŸ„°πŸ…‚πŸ…‚πŸ„°πŸ„»πŸ„°πŸ„ΌπŸ…„πŸ„°πŸ„»πŸ„°πŸ„ΈπŸ„ΊπŸ…„πŸ„Ό πŸ©·πŸ™πŸ˜Š

Macam-macam cara dilakukan untuk berbakti.
Beberapa suku atau daerah secara turun temurun memiliki budaya khusus untuk mengungkapkan cinta kepada orang tua.

Ada yang diberikan berupa harta.
Ada yang indikatornya gelar akademik.
Ada yang berbentuk status sebagai pegawai.
Ada juga yang dibuktikan dengan melanjutkan profesi orang tua nya.

Karena semacam adat istiadat setempat, orang tua pun barulah menganggap anaknya berbakti jika sudah sesuai lazimnya kebanyakan orang.

Orang tua akan bahagia jika diajak traveling, diajak kulineran, diajak menginap di hotel, diajak shopping di mall, atau diajak jalan-jalan ke luar negeri.

Namun, setiap orang tua pada waktunya akan menyadari bahwa sebaik-baik cara berbakti adalah ketika anaknya bisa menjadi teman bicara yang mau mendengarkan.

Semua yang diberikan anak akhirnya hilang rasa manisnya ketika anak tak bisa diajak bicara, jarang berkomunikasi, kasar berkata, bernada tinggi, apalagi jika tulah membentak.

Di dalam Al Qur’an, anak diperintah berbuat baik kepada orang tua.
Lebih-lebih ketika usia mereka semakin menua.
Menurut Al Qur’an, apa bentuk berbuat baik itu?

Allah berfirman;

ΩˆΩ‚ΩŽΨΆΩŽΩ‰Ω° Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΨΉΩ’Ψ¨ΩΨ―ΩΩˆΨ§ Ψ₯ΩΩ„Ω‘ΩŽΨ§ Ψ₯ΩΩŠΩ‘ΩŽΨ§Ω‡Ω ΩˆΩŽΨ¨ΩΨ§Ω„Ω’ΩˆΩŽΨ§Ω„ΩΨ―ΩŽΩŠΩ’Ω†Ω Ψ₯ΩΨ­Ω’Ψ³ΩŽΨ§Ω†Ω‹Ψ§ ۚ Ψ₯ΩΩ…Ω‘ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΨ¨Ω’Ω„ΩΨΊΩŽΩ†Ω‘ΩŽ ΨΉΩΩ†Ψ―ΩŽΩƒΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩƒΩΨ¨ΩŽΨ±ΩŽ Ψ£ΩŽΨ­ΩŽΨ―ΩΩ‡ΩΩ…ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΩˆΩ’ ΩƒΩΩ„ΩŽΨ§Ω‡ΩΩ…ΩŽΨ§ ΩΩŽΩ„ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΩ‚ΩΩ„ Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…ΩŽΨ§ أُفٍّ ΩˆΩŽΩ„ΩŽΨ§ ΨͺΩŽΩ†Ω’Ω‡ΩŽΨ±Ω’Ω‡ΩΩ…ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩ‚ΩΩ„ Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…ΩŽΨ§ Ω‚ΩŽΩˆΩ’Ω„Ω‹Ψ§ ΩƒΩŽΨ±ΩΩŠΩ…Ω‹Ψ§.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia ”
(QS Al Isra;23).

(gwa-indonesianis).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments