السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sejenak Pagi
Kadang kita bertanya: “hidup saya kok susah terus?
Sakit-sakitan, ditinggal anak merantau, ekonomi pas-pasan.
Apakah Alloh benci sama saya?”
Jawabannya: TIDAK.
Justru itu tanda Alloh sedang menaikkan derajat kita.
Alloh tidak benci, Alloh rindu.
Rasululloh ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya besarnya pahala itu bersama besarnya ujian.”
(HR. Tirmidzi)
Semakin tinggi derajat yang Alloh mau berikan, semakin berat ujiannya.
Di usia sepuh, Alloh Ta’ala sudah tidak uji dengan harta, jabatan. Alloh Ta’ala uji dengan 5 hal ini.
Kalau kita mengalami, berbahagialah, derajat sedang naik.
1. DIBERI SAKIT YANG TIDAK KUNJUNG SEMBUH TAPI TETAP SABAR
Ini tanda paling jelas.
Rasululloh ﷺ bersabda:
“Tidak ada seorang Muslim yang tertusuk duri sekalipun, melainkan Alloh hapus dosanya dan angkat derajatnya.”
Sakit lutut, sakit pinggang, asam urat, katarak, kolesterol, diabet dan lainnya. itu bukan azab. Itu penghapus dosa berjalan.
Dulu waktu muda banyak dosa yang belum sempat taubat.
Sekarang Alloh Ta’ala bersihkan lewat sakit, biar nanti pulang ke Alloh Ta’ala bersih, langsung masuk surga tanpa diadzab dulu.
Jadi kalau sakit, jangan mengeluh terus.
Ucapkan: “Alhamdulillah, dosa saya sedang dicuci.”
2. DIJAUHKAN DARI MANUSIA, TAPI DIDEKATKAN KE MASJID
Dulu waktu muda, teman banyak, undangan banyak. Sekarang sepi.
Anak sibuk, tetangga jarang main.
Jangan sedih.
Itu tanda Alloh Ta’ala sedang menarik kita dari keramaian dunia, untuk diajak berduaan dengan-Nya di masjid.
Alloh Ta’ala berfirman:
“Alloh akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)
Alloh Ta’ala tinggikan derajat dengan cara: dibuat sepi dari manusia, biar waktunya habis untuk dzikir, sholat, baca Quran.
Orang yang sepi tapi dekat masjid, itu derajatnya lebih tinggi dari orang yang ramai tapi jauh dari masjid.
3. DIBERI KESABARAN SAAT DIREMEHKAN / TIDAK DIHARGAI
Tetap jadi orang baik meski tidak dihargai.
Kalau kita sudah berbuat baik tapi masih diomongin, diremehkan, tidak dianggap, tapi kita diam dan sabar, tidak membalas.
Itulah tanda derajat naik.
Alloh Ta’ala berfirman:
“Hanya orang-orang yang sabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS. Az-Zumar: 10)
Tanpa batas itu artinya derajatnya naik terus, tidak pakai hitungan.
4. HATI JADI LEBIH TAKUT DOSA, LEBIH MUDAH MENANGIS INGAT AKHIRAT
Coba cek hati kita.
Dulu waktu muda dengar adzan biasa saja. Sekarang dengar adzan, hati bergetar ingin segera ke masjid.
Dulu dengar ayat tentang kubur biasa saja. Sekarang dengar ayat tentang kubur, langsung menangis.
Itu tanda iman sedang naik, derajat sedang naik.
Alloh Ta’ala sedang lembutkan hati kita, karena Alloh Ta’ala ingin kita pulang dalam keadaan hati bersih.
5. MASIH DIBERI KEINGINAN UNTUK BELAJAR AGAMA
Ini yang paling mahal
Di luar sana banyak orang yang sudah tidak mau ngaji, maunya nonton TV saja.
Tapi kita malam ini masih mau duduk di masjid, masih mau dengar kultum, masih mau tanya tentang ayat Quran.
Itu hidayah pilihan. Tidak semua orang dapat.
Rasululloh ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang Allih kehendaki kebaikan padanya, Alloh pahamkan dia tentang agama.”
Masih mau ngaji di usia 70, 80 tahun, itu tanda Alloh masih sayang dan mau angkat derajat kita setinggi-tingginya di surga.
Kalau hari ini sedang sakit, sedang sepi, sedang diremehkan… jangan bilang Alloh benci.
Katakan: “Alhamdulillah, Alloh sedang menaikkan derajat saya.”
Tugas kita hanya satu: SABAR dan TETAP BAIK.
Insya Alloh, semakin berat ujian di dunia, semakin tinggi rumah kita di surga nanti.
Semoga kita semua termasuk hamba yang dinaikkan derajatnya, diampuni dosanya, dan diwafatkan husnul khotimah.
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad
Wallahu A’lam Bisshawab.
Ya Alloh, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).
Ya Alloh, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.
📢Jangan lupa sebarkan kebaikan dan kunjungi kanal youtube.com/@djoeprichannel
(gwa-md-mui-jatim).


