https://www.facebook.com/share/p/1CrkjdhAvQ/
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ”anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
من قام ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه
“Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadr dengan ketaatan karena iman dan ihtisab (mengharap pahala), maka Allah akan ampuni dosanya yang telah lalu.”
📚 HR. Al-Bukhari (1901) dan Muslim (759)
Orang-orang yang i’tikaf di masjid atau bersendirian dengan Allah di rumahnya, begitu pula wanita yang haid dan nifas, maupun orang yang safar; semuanya akan mendapatkan bagiannya dari malam Lailatul Qadr sesuai dengan kadar keimanan, amalannya dan ihtisab kepada Allah..
Para ulama mengingatkan bahwa yang menjadi tujuan adalah diterimanya amalan, bukan sekedar kesungguhan melaksanakannya.
Tolok ukurnya adalah kebersihan hati dan kesucian jiwa.
Betapa banyak orang yang ikut ibadah di malam hari namun yang ia dapatkan hanyalah begadang saja.
#https://t.me/manhajulhaq
(gwa-majelis-ilmu-3).


