https://www.facebook.com/share/p/1BZS1MjRDb/
https://t.me/manhajulhaq
Bangsa ini kalau mau serius keluar dari keterpurukan, Indonesia emas bukan kuningan..
Solusinya sederhana yaitu bertakwa kepada Allah dengan berlaku jujur, berhenti dari memakan yang haram, mudahkan urusan orang kecil..
Bangsa Yahudi luar biasa kezaliman mereka, sewenang-wenang, rakus, merampas aset orang, menindas orang-orang lemah, apa sebabnya?
Karena mereka suka menebar hoax kebohongan dan banyak memakan yang haram.
Allah ta’ala mengingatkan dalam firman-Nya,
سَمَّٰعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّٰلُونَ لِلسُّحْتِ
“Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong lagi banyak memakan yang haram.” (QS. Al-Ma’idah: 42)
Para ulama mengatakan jika suka mendengar berita bohong saja Allah mencelanya, maka bagaimana lagi dengan kebohongan itu sendiri?
Banyak memakan yang haram yaitu “as-suht” yang dimaksud adalah suap, pungutan liar, korupsi, iuran-iuran yang tidak benar..
Melakukan satu kejelekan di atas sudah jelas menghilangkan keberkahan dan akan menimbulkan kerusakan yang amat banyak, bagaimana lagi jika mengumpulkan keduanya?
Dan satu lagi, mudahkanlah urusan orang kecil, apa kata Rasulullah ﷺ,
اللهم من ولى من أمر أمتي شيئا فشق عليهم فاشقق عليه ومن ولى من أمر أمتي شيئا فرفق بهم فارفق به
“Ya Allah, siapa saja yang memiliki wewenang mengatur suatu urusan umatku lantas ia menyulitkan mereka maka persulitlah dia. Dan siapa saja yang memiliki wewenang mengatur suatu urusan umatku lantas ia memperlakukannya dengan baik maka perbaikilah dia.” 📚 HR. Muslim (1828)
Baca juga
Dari ‘Auf bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
خِيَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ ». قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلاَ نُنَابِذُهُمْ بِالسَّيْفِ فَقَالَ « لاَ مَا أَقَامُوا فِيكُمُ الصَّلاَةَ وَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْ وُلاَتِكُمْ شَيْئًا تَكْرَهُونَهُ فَاكْرَهُوا عَمَلَهُ وَلاَ تَنْزِعُوا يَدًا مِنْ طَاعَةٍ
“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka pun mencintai kalian. Mereka mendo’akan kalian dan kalian pun mendo’akan mereka. Sejelek-jelek pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan mereka pun membenci kalian, juga kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian.” Kemudian ada yang berkata, ”Wahai Rasulullah, tidakkah kita menentang mereka dengan pedang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak, selama mereka masih mendirikan shalat di tengah-tengah kalian. Jika kalian melihat dari pemimpin kalian sesuatu yang kalian benci, maka bencilah amalannya dan janganlah melepas ketaatan kepadanya.” (HR. Muslim no. 1855)
Semoga Allah memperbaiki keadaan kita semua, senantiasa memberi hidayah tawfiq, pandai beramal bukan cuma pandai berkata-kata.
Doa untuk Pemimpin Negeri
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى الْقِيَامِ بِمَهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ كُلِّ مَكَانٍ
“Ya Allah, jadikanlah pemimpin kami orang yang baik. Berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik bagi diri mereka, bagi Islam, dan kaum muslimin. Ya Allah, bantulah mereka untuk menunaikan tugasnya, sebagaimana yang Engkau perintahkan, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jauhkanlah mereka dari teman dekat yang jelek dan teman yang merusak. Juga dekatkanlah orang-orang yang baik dan pemberi nasihat yang baik kepada mereka, wahai Rabb semesta alam. Ya Allah, jadikanlah pemimpin kaum muslimin sebagai orang yang baik, di mana pun mereka berada.”
(gwa-majelis-ilmu-3).


