Google search engine
HomeUncategorizedNikmat dan Indahnya Bercinta

Nikmat dan Indahnya Bercinta

Ngaji Dino Iki # 1960

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Don’t forget to pray to be close and loves by Allah swt.”
(“Jangan lupa berdoa untuk menjadi dekat dan dicintai Allah swt.”)

Allah swt memberikan penegasan:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
And when My servants ask you, [O Muhammad], concerning Me – indeed I am near. I respond to the invocation of the supplicant when he calls upon Me. So let them respond to Me [by obedience] and believe in Me that they may be [rightly] guided.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Mungkin sering kali kita egois, berdoa kepada Allah swt hanya berisi permintaan dan permohonan pribadi dan keluarga.

Kita lupa bahwa kita butuh dekat dan dicintai Allah swt agar doa-doa kita lebih mudah dan cepat diijabah.
Dekat dan dicintai ini pun bisa dipinta kepada Allah swt.

Do’a yang diajarkan oleh Rasulullah saw, terkait hal tersebut adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِي يُبَلِّغُنِي حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَأَهْلِي وَمِنْ الْمَاءِ الْبَارِدِ
Sunan Tirmidzi 3412: “Allahumma innii as’aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal’amalal-ladzii yuballighuniii hubbaka allahummaj ‘al hub-baka ahabba” ilayya min nafsii wa ahlii wa minal maa-il baarid
(Ya Allah, aku mohon pada-Mu, cinta-Mu, dan cinta orang yang mencintai-Mu, amalan yang mengantarkanku menggapai cinta-Mu. Ya Allah, jadikan kecintaanku kepada-Mu lebih aku cintai daripada cintaku pada diriku sendiri, keluargaku, dan air yang sejuk.”)

Rasulallah saw juga bersabda:
ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا
Shahih Muslim 49: “Telah merasakan nikmatnya iman bagi orang yang ridla dengan Allah sebagai Rabb dan Islam sebagai agama serta Muhammad sebagai Rasul.”

Semua aktifitas berangkat dari iman kepada Allah swt, untuk mendekatkan diri kepada-Nya, menjadikan aktifis mesra bercinta dengan Allah swt.

Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dari sahabatmu

Dr. Imam Syaukani, MA
Wakil ketua PDM Surabaya

(gwa-pengajian-kebangsaan-indonsianis).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments