Bismillaah.
* 🌸 خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ
“Sebaik-baik do’a, adalah do’a pada Hari Arofah.”
(Hadits Riwayat at Tirmidzi no. 3585 dan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
➖➖➖
Analisis:
Ingatlah, hari ini, hari Arofah 1447 Hijriyyaah (2026).
💠 Perbedaan Waktu Arofah (Makkah) Versus Waktu Jakarta (WIB)
Standar waktu Makkah tertinggal 4 jam daripada Jakarta.
Jadi, di hari ini:
1. Mulai Wukuf (Dhuhur waktu Makkah): pukul 12.20 siang waktu setempat.
– Di Jakarta: itu sudah pukul 16.20 WIB (sore)
2. Akhir Wukuf (Maghrib waktu Makkah): pukul 19.00 malam waktu setempat.
– Di Jakarta: itu pukul 23.00 WIB (malam).
Jadi, sampai pukul berapa kita dapat berdo’a memanfaatkan istinewanya hari Arofah ini, di Indonesia?
– Waktu Paling Mustajabah: antara pukul 16.20 WIB (sama dengan Ashar waktu kita) sampai 17.47 WIB (Maghrib waktu kita).
Ini momen saat kita dan jemaah haji di Arafah sama-sama dalam keadaan ber’ibadah (kita menunggu buka puasa, sedangkan mereka sedang Wukuf).
– Batas Waktu Doa Arafah: dapat lanjutkan berdo’a dan berdzikrulloh (mengingat Allaah) sampai pukul 23.00 WIB malam nanti.
Karena selama di Makkah belum memasuki waktu Maghrib, maka kebarokahan Hari Arofah itu masih berlangsung!
🔹Fokuskan doa paling intens di antara pukul 16.20 sampai jam 17.47 WIB (sambil berbuka Puasa Arofah).
🔹Namun jika hendak lanjutkan setelah Sholat Maghrib dan Isya’ sampai pukul 23.00 WIB nanti, maka itu masih termasuk waktu yang sangat bagus, insyaa Allaah mustajabah!
Wallohua’alam bishshowab.
(gwa-kb-dd-jatim)


