Google search engine
HomeTausiyahBelajar Dari 'JIMAT' K-Cunk Motor

Belajar Dari ‘JIMAT’ K-Cunk Motor

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, ketika sungkem ke Ibu Mertua di Srengat Blitar, terbesit ingin study Banding dan belajar banyak ke Bos sekaligus Owner dari K-Cunk Motor.

Siapa yang tidak kenal Sang Bos dan Juga YouTuber ini, Milyader tapi gaya ngomong dan cara berpakaian sangat sederhana.

Mumpung dekat, penulis pun mengajak keluarga yakni istri, anak dan beberapa santri untuk nyesep ilmu, sekaligus Wisata Mobil. Ingin melihat secara langsung, karena selama ini hanya nonton dan ‘ngiler’ via dunia Maya ha ha.

Alhamdulillah.. pertama yang kami jumpai adalah Sang ‘Jimat’ yang kami cari cari. Sukses nya anak tiada lain pasti ada amalan rahasia dari orang tua. Khususnya sungkem dan ngobrol dengan Sang Jimat yakni Ayah.

Sekilas..bisa disimpulkan dan yang harus menjadi inspirasi kita selaku Pengusaha atau perintis Usaha.

Apalagi dulu, penulis pernah merintis showroom sepeda motor tanpa bank dengan puluhan sepeda motor, karena dibantu oleh sahabat Abdurahman bin Auf edisi milineal dengan modal 200 juta kukut, rugi…mungkin karena tanpa bank, tanpa bunga? TIDAK..salah manajemen dan belum rezqi.

1. Jadi Milyarder, dengan ratusan mobil, ratusan sepeda motor, belum omset bangunan dan tanah. BISA tanpa RIBA. Sekali lagi tanpa RIBA

2. Bisa jual beli mobil dan sepeda motor tanpa leasing suatu bank, yang oleh mayoritas orang bilang dan punya anggapan, tanpa bank, tanpa leasing, tanpa hutang tidak akan punya apa apa. Ini makjleb …di dada.

3. Bos K-CUNK motor adalah donatur Palestina, juga Yatim piatu, pesantren dan dhuafa dengan nominal ratusan juta, ternyata tambah kaya dan Berkah.

4. Bos K-CUNK motor sangat menjaga hubungan baik dengan keluarga, saudara, mantan juga tetangga bahkan dengan siapapun. Shilatur Rohmi selalu dijaga.

5. Birrulwalidain dan memuliakan orang tua, juga kunci sukses.

6. Memuliakan istri dan keluarga adalah langkah awal keberkahan dan sakinah sebuah keluarga

Masih banyak rahasia yang belum bisa terurai. Insyaallah. Kami akan shilatur Rohmi lagi ke Tulungagung untuk terus belajar dan belajar.

(gwa-kb-pii-jatim).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments