Google search engine
HomePendidikanAnak TK Ikuti Ujian Menghafal Al-Qur'an Juz 30; Fondasi Spiritual dan Kecerdasan...

Anak TK Ikuti Ujian Menghafal Al-Qur’an Juz 30; Fondasi Spiritual dan Kecerdasan Generasi Emas

TULUNGAGUNG-kanalsembilan-com (26/5/2025)

Di Kabupaten Tulungagung terdapat TK yang asri. Keberadaannya di Desa Kepatihan Kecamatan Kota Tulungagung. Senin (26/5/2025) menggelar ujian terbuka murid menghafal juz 30. Ujian dinamakan tasmi’ juz 30. Ujian terbuka disiarkan secara live melalui yutub. Tasmi’ juz 30 dilaksanakan di ruang TK Kepatihan Tulungagung Jawa Timur.

Kepala TK Al Azhaar Tulungagung, Sholihah, S.Ag melalui saluran WhatsApp pada Senin (26/5) menjelaskan bahwa program TK Al Azhaar Tulungagung menghafal Al-Qur’an untuk menumbuhkembangjan masa terbaik murid di usia golden age.

Usia yang istimewa oleh TK Al Azhaar Tulungagung ditumbuhkembangkan spiritual, psikologis, maupun perkembangan kognitif murid. Para orang tua murid banyak yang memilih program menghafal Al Qur’an untuk anak usia TK. Mereka membekali spiritual pada murid di era modern.

“Program pendidikan TK Al Azhaar Tulungagung berbasis Al-Qur’an untuk membangun karakter dan kecerdasan anak sejak dini dengan landasan spiritual dan prestasi akademik,” jelas Sholihah.

Masih menurut Sholihah, bahwa TK Al Azhaar Tulungagung memilih program unggulan menghafal Al Qur’an karena murid ada di usia terbaik untuk menghafal. Selama ini murid TK sangat mudah menyerap hafalan. Di saat usia TK, usia mudah merekam hafalan ayat-ayat Al-Qur’an maka TK Al Azhaar Tulungagung memfasilitasi program.

Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan saat dikonfirmasi awak media mengatakan anak TK diberi program Tahfidz, ia menuturkan bahwa para ilmu di bidang neurosains menegaskan perkembangan otak terbaik itu di usia 0 – 6 tahun.

Saat perkembangan otak terbaik maka di TK Al Azhaar Tulungagung diprogramkan stimulasi positif. Selama ini murid yang ikut program menghafal Al-Qur’an ternyata akademiknya berprestasi. Telah terbentuk pola pikirnya. Daya ingatnya sangat kita. Dan memiliki kecerdasan yang tinggi.

“Murid yang ikut menghafal Al Qur’an ternyata kemampuan berpikir lebih tajam, memiliki daya analisa yang baik, kecerdasan akademiknya baik dan emosional stabil,” jelas Abah Imam.

Menurut Abah Imam bahwa program menghafal Al-Qur’an untuk membentuk karakter dan spiritualitas murid. Murid lebih kesabaran, disiplin, tekun, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Ujian tasmi’ juz 30 yang digelar pada Senin (25/5) oleh Ajeng Mulya Pangestuti Binti Bambang Rudi Asmono yang berasal dari Desa Balerejo RT. 02 RW. 02 Kecamatan Kauman, dan Faizah Pnas Nur Syafiq Binti Ahmad imam Syafi’i dari Dusun Jarakan RT. 01, RW. 01 Desa Doro Ampel, Kecamatan Sumber Gempol.

Pada Rabu (27/5) akan disusul oleh Alesha Zaina Putri S. Binti Herman Sugiantoro dari Kepuh, dan M. Hasby Rohman bin Handi Cahyo Widodo dari Perumahan Sobontoro Land Tulungagung.

Sedangkan Muhammad Ghiffari Radeva Al Fawwas Bin Guruh Wisudi dari Perum graha kencana B.12, Tunggulsaei, Kedungwaru telah menyelesaikan ujian tasmi’ pada Selasa (6/5).

Masyarakat Kabupaten Tulungagung sangat diuntungkan ada pendidikan usia dini yang memiliki program sangat istimewa, menghafal Al Qur’an. (za).

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments